https://www.profitablecpmratenetwork.com/eujr14h1q?key=6d207e95cd5efe881a1c063cd21b2ed6

Dekranasda Batang Andalkan Inovasi Digital Selamatkan Batik Rifaiyah

Batik Rifaiyah, salah satu warisan budaya khas Batang, kini berada di ujung kepunahan. Dekranasda Batang bergerak cepat dengan strategi digital, pameran, hingga kolaborasi kreatif untuk menjaga warisan ini tetap hidup dan diminati generasi muda.

Dekranasda Batang selamatkan Batik Rifaiyah lewat inovasi digital, pameran, hingga kolaborasi kreatif agar warisan budaya tetap hidup dan diminati. Foto: istimewa
banner 120x600
banner 468x60

Lokaljawa, Batang – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Batang menggelar pertemuan pengurus di Kafe Romansa Space Batang, Rabu (10/9/2025), dengan fokus pada pelestarian Batik Batang sekaligus penguatan sektor ekonomi kreatif.

Pertemuan yang dipimpin Ketua Dekranasda Batang, Faelasufa Faiz, membahas strategi inovatif menjaga Batik Rifaiyah, Batik Pardi, dan Batik Gringsing tetap relevan di era modern. Menurutnya, Batang tidak hanya ingin dikenal sebagai kota industri melalui KEK Industropolis, tetapi juga sebagai destinasi wisata budaya.

banner 325x300

“Batik Rifaiyah dulunya punya 24 motif, sekarang hanya tersisa 16. Kalau tidak ada langkah serius, warisan ini bisa punah. Karena itu, kami berupaya mendigitalisasi motif, mematenkan tinta warna alam, dan mempercantik kemasan batik,” jelas Faelasufa.

Sejumlah langkah konkret pun disiapkan. Dekranasda bekerja sama dengan Disperpuska untuk dokumentasi motif Batik Rifaiyah dengan resolusi 1:1, serta dengan Disperindagkop untuk mematenkan tinta alami milik Batik Pak Pardi.

Selain itu, Batik Batang akan tampil dalam pameran Inacraft 2025, digelar lomba desain dan mewarnai motif batik untuk generasi muda, hingga rencana besar memamerkan potensi Batang dalam ajang Jakarta Fashion Week 2026 bersama Dekranasda Jawa Tengah.

Salah satu pengurus Dekranasda, Sapto, menyarankan agar batik khas Batang memiliki versi printing yang lebih terjangkau. “Dengan begitu, lebih banyak orang bisa membeli dan memakai batik Batang,” ujarnya.

Dekranasda optimistis strategi ini akan menghidupkan kembali minat generasi muda terhadap batik. Lebih dari itu, Batang diharapkan tak hanya menjadi pusat industri, tetapi juga destinasi wisata budaya unggulan.

Sumber: Infopublik.id

banner 325x300