https://www.profitablecpmratenetwork.com/eujr14h1q?key=6d207e95cd5efe881a1c063cd21b2ed6

Pariwisata Lumajang Melejit 2026, Air Terjun Tumpak Sewu Jadi Magnet Wisman

Pariwisata Lumajang 2026 melejit, Tumpak Sewu jadi magnet wisman. Kunjungan tembus 476 ribu, dorong ekonomi lokal dan UMKM. foto: Dispar Lumajang
banner 120x600
banner 468x60

Lokaljawa, LUMAJANG – Sektor pariwisata Kabupaten Lumajang menunjukkan performa impresif pada awal 2026. Pemerintah daerah mencatat wilayah ini menempati posisi teratas sebagai tujuan wisatawan mancanegara (wisman) di Jawa Timur, mengungguli kota-kota besar seperti Surabaya, Malang, hingga Banyuwangi.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menilai capaian tersebut menjadi indikator kuat bahwa strategi pengembangan pariwisata daerah mulai membuahkan hasil nyata.

banner 325x300

“Capaian ini kami maknai sebagai indikator bahwa arah pengembangan pariwisata Lumajang mulai menunjukkan hasil yang terukur,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).

Ia menegaskan, pariwisata kini bukan lagi sektor pelengkap, melainkan telah berkembang menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang terhubung langsung dengan aktivitas masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan layanan lokal.

Secara data, Dinas Pariwisata Lumajang mencatat total kunjungan wisatawan pada Triwulan I 2026 mencapai 476.062 orang, melampaui target 450.000 kunjungan. Dari jumlah tersebut, wisatawan nusantara (wisnus) masih mendominasi dengan 460.036 kunjungan, sementara wisman tercatat sebanyak 16.026 kunjungan.

Tren pertumbuhan terlihat jelas dari distribusi bulanan. Januari mencatat 132.244 kunjungan, Februari 60.992 kunjungan, dan melonjak signifikan pada Maret hingga 282.826 kunjungan.

Dari sisi destinasi, Pantai Watu Pecak menjadi lokasi dengan kunjungan tertinggi mencapai 103.075 wisatawan. Disusul Tumpak Selo sebanyak 95.305 kunjungan, serta Pemandian Alam Selokambang dan Pemandian Alam Tirtosari yang masing-masing mencatat puluhan ribu kunjungan.

Meski secara total kunjungan berada di angka 25.821, Air Terjun Tumpak Sewu menjadi kontributor utama wisman dengan 15.908 kunjungan internasional. Lokasinya yang berada di kawasan Gunung Semeru semakin memperkuat daya tarik wisata alam kelas dunia di Lumajang.

Namun demikian, pemerintah daerah mengakui masih ada ruang pengembangan. Sejumlah destinasi seperti Ranu Pani dan Ranu Regulo belum beroperasi optimal.

Dampak peningkatan kunjungan wisatawan mulai dirasakan langsung oleh masyarakat. Dedi, seorang pemandu wisata lokal, mengaku aktivitasnya semakin padat, terutama dengan meningkatnya wisatawan asing.

“Dulu tamu asing belum tentu ada setiap hari. Sekarang mulai rutin datang, terutama ke Tumpak Sewu,” ujarnya.

Hal serupa dirasakan Irma, pelaku UMKM lokal, yang menyebut lonjakan wisatawan turut menggerakkan roda ekonominya.

“Kalau wisatawan ramai, dagangan ikut bergerak. Tidak selalu besar, tapi terasa membantu ekonomi keluarga,” katanya.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Lumajang berkomitmen memperkuat sektor pariwisata berbasis kolaborasi dengan pelaku usaha, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan. Fokus utama diarahkan pada peningkatan kualitas destinasi, pemerataan kunjungan, serta menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Keberlanjutan menjadi kunci. Pertumbuhan harus berjalan seimbang dengan pelestarian,” tegas Indah.

Dengan capaian awal tahun yang melampaui target, Lumajang kini tidak hanya tumbuh, tetapi mulai membangun fondasi pariwisata yang adaptif, inklusif, dan berdaya saing global.(Is)

Sumber: Infopublik.id

banner 325x300