https://www.profitablecpmratenetwork.com/eujr14h1q?key=6d207e95cd5efe881a1c063cd21b2ed6

Pasar Sembako Murah Gresik Tekan Harga Pangan, Warga Antusias Antre Sejak Pagi

Pasar Sembako Murah kembali digelar Pemkab Gresik untuk meringankan beban warga. Beras dijual Rp11.500 per kilogram, lebih murah dibanding pasaran, memicu antusiasme tinggi masyarakat sejak pagi.

Pasar Sembako Murah Gresik hadirkan beras Rp11.500/kg, tekan harga pangan, antusiasme warga tinggi, dan program berkelanjutan untuk ketahanan pangan. Foto: istimewa
banner 120x600
banner 468x60

Lokaljawa, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik kembali menghadirkan Pasar Sembako Murah sebagai bagian dari gerakan nasional pangan murah. Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Kelurahan Tlogopojok, Kecamatan Gresik, Senin (1/9/2025), dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman.

Program ini terlaksana berkat kerja sama dengan Perum Bulog, menyusul pembukaan pasar murah serentak di seluruh Indonesia sejak Sabtu (30/8/2025). Lokasi perdana di Dusun Jono, Desa Cerme Kidul, langsung disambut antusias warga.

banner 325x300

Hingga hari ini, dari target 116 ton beras, sebanyak 77 ton telah tersalurkan. Beras dijual Rp11.500 per kilogram atau Rp57.500 per kemasan 5 kg, lebih rendah dibanding harga eceran di pasaran yang mencapai Rp12.500–Rp15.000 per kilogram. Untuk pemerataan, setiap warga maksimal membeli dua kemasan.

“Semoga semakin banyak gerakan pangan murah di Kabupaten Gresik agar dapat menekan laju inflasi,” ujar Sekda Washil. Setiap kecamatan mendapat alokasi 8 ton beras, dan sisa stok di wilayah berpenduduk rendah akan terus didistribusikan hingga habis.

Masyarakat pun menyambut positif program ini. Ana (48), warga Kelurahan Tlogopojok, mengaku terbantu dengan harga yang lebih terjangkau. “Kalau di pasar harga bisa sampai Rp15.000 per kilo, di sini hanya Rp11.500. Jadi jelas meringankan,” ujarnya.

Pemkab Gresik menegaskan pasar sembako murah akan digelar secara berkelanjutan untuk menjaga stabilitas harga pangan, memperkuat ketahanan pangan lokal, dan meringankan pengeluaran masyarakat di tengah dinamika kebutuhan pokok.

banner 325x300