https://www.profitablecpmratenetwork.com/eujr14h1q?key=6d207e95cd5efe881a1c063cd21b2ed6

20 WNI Berhasil Kabur dari Kompleks Judi Online di Myanmar, KBRI Yangon Lakukan Evakuasi

KBRI Yangon pastikan 20 WNI berhasil kabur dari lokasi judi online di Myanmar dan kini aman di Thailand. Pemerintah terus kawal proses evakuasi. foto: Dok Kemlu
banner 120x600
banner 468x60

Lokaljawa, Jakarta — Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yangon, Myanmar, mengonfirmasi bahwa 20 warga negara Indonesia (WNI) berhasil kabur dari lokasi judi online (judol) di Kompleks KK Park, wilayah Myawaddy, Negara Bagian Kayin.

“Hingga Rabu malam, KBRI Yangon telah menerima konfirmasi dari KBRI Bangkok bahwa otoritas Thailand melaporkan adanya sekitar 20 WNI yang berhasil menyeberang ke wilayah Thailand melalui Sungai Moei,” ungkap KBRI Yangon dalam keterangan resminya, Kamis (23/10/2025).

banner 325x300

Kompleks KK Park dikenal sebagai salah satu kawasan yang dikelola oleh kelompok Border Guard Force (BGF) dan menjadi lokasi aktivitas scam serta judi online. Pada Rabu (22/10), lebih dari 300 warga asing, termasuk sekitar 75 WNI, dilaporkan melarikan diri dari kompleks tersebut.

Menurut laporan media lokal, pelarian massal itu terjadi setelah militer Myanmar (Tatmadaw) bersiap melakukan penggerebekan di kawasan tersebut.

KBRI Yangon menyebut kondisi para WNI beragam,  sebagian masih tertahan di dalam kompleks KK Park, sementara lainnya telah berpencar ke wilayah sekitar Myawaddy–Shwe Kokko untuk mencari tempat aman.

Sementara itu, identitas dan kondisi 20 WNI yang berhasil menyeberang ke Thailand kini diverifikasi bersama otoritas di Mae Sot, Thailand.

KBRI Yangon menegaskan terus melakukan koordinasi erat dengan KBRI Bangkok dan pihak berwenang di Myanmar guna memastikan keselamatan seluruh WNI serta membuka jalur kemanusiaan yang aman bagi proses evakuasi berikutnya.

Pemerintah Indonesia juga mengingatkan seluruh WNI agar tidak mudah tergiur tawaran kerja luar negeri yang tidak resmi, apalagi di kawasan konflik atau lokasi rawan kejahatan siber dan perdagangan manusia seperti Myawaddy dan Shwe Kokko.

“Keselamatan dan perlindungan WNI tetap menjadi prioritas utama. Pemerintah akan terus mengawal setiap langkah evakuasi dari kawasan berisiko tinggi tersebut,” tegas KBRI Yangon

sumber: infopublik.id

banner 325x300