Lokaljawa, Temanggung – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung menegaskan komitmennya dalam menjaga iklim investasi yang kondusif guna menarik Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).
Bupati Temanggung, Agus Setyawan, menyampaikan bahwa pemerintah daerah membuka peluang investasi seluas-luasnya, dengan tetap berpegang pada regulasi yang berlaku. Hal itu disampaikan saat mengunjungi PT Shoenary Javanesia Inc (SJI) di Kecamatan Kranggan, Selasa (21/4/2026).
Menurutnya, kemudahan investasi menjadi salah satu kunci pertumbuhan ekonomi daerah. Pemkab, kata dia, berkomitmen tidak akan mempersulit investor selama seluruh persyaratan terpenuhi.
“Kami membuka pintu investasi selebar-lebarnya. Sepanjang sesuai regulasi, tentu akan kami dukung,” ujarnya.
Agus juga mengapresiasi keberadaan PT SJI yang merupakan bagian dari KMK Group. Perusahaan PMA asal Korea Selatan tersebut telah beroperasi selama enam tahun di Temanggung dan dinilai menjadi indikator positif stabilitas investasi daerah.
Ia menilai, keberlanjutan operasional industri dalam jangka panjang menjadi sinyal kuat bahwa Temanggung memiliki iklim usaha yang aman dan kondusif bagi investor.
“Kehormatan bagi kami melihat investor betah di sini. Ini menjadi pesan bahwa Temanggung nyaman untuk berinvestasi,” kata Agus.
Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Temanggung, realisasi investasi pada triwulan pertama 2026 (Januari–Maret) mencapai Rp544 miliar. Angka ini melanjutkan tren positif tahun sebelumnya yang mencatat total investasi sebesar Rp2,15 triliun sepanjang 2025.
Di sisi lain, Pemkab Temanggung juga memastikan pertumbuhan industri tetap sejalan dengan penguatan ekonomi kerakyatan. Hal ini terlihat dari kontribusi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang mencapai 48 persen dari total investasi pada tahun sebelumnya.
Sementara itu, General Manager PT SJI, Jason Yang, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus berkembang bersama masyarakat lokal. Ia menyebut fasilitas produksi di Desa Bengkal menjadi bagian penting dari strategi jangka panjang perusahaan di Indonesia.
“Kami sudah memasuki tahun keenam di Temanggung dan ingin terus tumbuh. Fokus kami menjaga kualitas dan membuka peluang yang lebih besar ke depan,” ujarnya.
Dengan tren investasi yang terus meningkat, Temanggung optimistis mampu menjadi salah satu daerah tujuan investasi unggulan yang tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperkuat kesejahteraan masyarakat.(Jk)
















