https://www.profitablecpmratenetwork.com/eujr14h1q?key=6d207e95cd5efe881a1c063cd21b2ed6

DPRD Sleman Tinjau Proyek Drainase dan Pengaspalan Senilai Rp1 Miliar di Caturtunggal

DPRD Sleman meninjau proyek drainase dan pengaspalan senilai Rp1 miliar di Caturtunggal untuk meningkatkan keselamatan, mobilitas, dan kenyamanan warga. Foto : Istimewa
banner 120x600
banner 468x60

Sleman, Lokal Jawa — Anggota DPRD Kabupaten Sleman, Budi Sanyoto dan Dedie Kusuma, melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah proyek infrastruktur di Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Rabu (12/11/2025). Peninjauan meliputi pembangunan saluran drainase di Padukuhan Karangwuni dan Karanggayam, serta pekerjaan pengaspalan jalan yang didanai melalui berbagai sumber anggaran daerah.

Proyek-proyek tersebut dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman bekerja sama dengan Pemerintah Kalurahan Caturtunggal. Total anggaran yang dialokasikan mencapai lebih dari Rp1 miliar dengan rincian:

banner 325x300
  • Rp684,16 juta untuk pembangunan drainase di Padukuhan Karangwuni

  • Rp291.835.857 untuk drainase sepanjang 140 meter di Padukuhan Karanggayam

  • Rp67,952 juta dari APBKalurahan Caturtunggal untuk pengaspalan jalan seluas 548 meter persegi

Prioritas DPRD: Infrastruktur untuk Keselamatan dan Aktivitas Ekonomi

Anggota DPRD Sleman, Budi Sanyoto, menegaskan bahwa infrastruktur dasar seperti drainase dan jalan menjadi prioritas utama DPRD karena berkaitan langsung dengan keselamatan warga dan kelancaran aktivitas ekonomi.

“Drainase dan jalan yang baik bukan hanya soal fisik, tetapi bentuk nyata pelayanan publik. Infrastruktur yang terpelihara menciptakan lingkungan aman dan ekonomi yang bergerak lebih lancar,” ujarnya.

Budi juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat dalam perencanaan pembangunan agar program yang dijalankan benar-benar tepat sasaran.
“Rakyat memiliki wakil untuk menyampaikan aspirasi, dan kami di DPRD memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan aspirasi itu terealisasi,” tambahnya.

Drainase: Investasi Lingkungan Jangka Panjang

Sementara itu, Dedie Kusuma menjelaskan bahwa pembangunan drainase memiliki fungsi strategis dalam mencegah banjir sekaligus melindungi infrastruktur jalan.

“Drainase yang tertata baik mampu mengurangi genangan, melindungi jalan, dan memperpanjang usia bangunan. Ini investasi lingkungan jangka panjang,” terangnya.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya pengaspalan jalan di wilayah padat aktivitas seperti Caturtunggal, yang menurutnya memiliki pengaruh besar terhadap mobilitas warga dan kegiatan usaha.

“Pengaspalan memperlancar pergerakan warga, memudahkan akses usaha, serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan,” jelasnya.

Dedie menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat serta mengawal aspirasi pembangunan.
“Masyarakat di sini memiliki saya sebagai wakilnya. Sudah menjadi kewajiban saya untuk hadir, mendengar, dan membantu mencari solusi atas kebutuhan infrastruktur warga,” pungkasnya.

Sumber : Info Publik

banner 325x300