https://www.profitablecpmratenetwork.com/eujr14h1q?key=6d207e95cd5efe881a1c063cd21b2ed6

Pemkab Lumajang Gandeng Akademisi, Bupati Indah Amperawati Dorong Pembangunan Berbasis Riset

Pemkab Lumajang menggandeng akademisi FPTS untuk mendorong pembangunan daerah berbasis riset demi tata kelola berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat. Foto : Kominfo Lumajang/Tomi
banner 120x600
banner 468x60

LUMAJANG, 26 Desember 2025, lokaljawa – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dengan kalangan akademisi sebagai strategi utama dalam menjawab tantangan pembangunan daerah yang kian kompleks dan dinamis.

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati, saat membuka Sarasehan Nasional Refleksi Akhir Tahun Forum Perguruan Tinggi Swasta (FPTS) Lumajang di Pendopo Arya Wiraraja, Selasa (23/12/2025). Forum ini dinilai menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan kebutuhan riil pembangunan daerah dengan kapasitas keilmuan perguruan tinggi.

banner 325x300

Menurut Bupati, peran akademisi tidak hanya sebatas mitra diskusi, tetapi juga sebagai penggerak solusi berbasis riset yang relevan dengan kondisi lokal. Ia menekankan pentingnya gagasan ilmiah yang aplikatif agar kebijakan dan program pembangunan benar-benar menjawab persoalan di lapangan.

“Sarasehan ini kami harapkan menjadi titik temu antara kebutuhan riil daerah dengan pemikiran akademis. Lumajang membutuhkan gagasan dan inovasi yang lahir dari kajian ilmiah untuk menjawab persoalan di lapangan,” ujar Indah Amperawati.

Mengusung tema Kerja Sama FPTS dan Pemerintah Daerah dalam Memperkuat Tata Kelola Ketahanan Sosial dan Pembangunan Berkelanjutan, Bupati menekankan optimalisasi Tri Dharma Perguruan Tinggi agar semakin membumi. Pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat diharapkan berorientasi pada persoalan konkret yang dihadapi masyarakat Lumajang.

Ia memaparkan sejumlah isu strategis daerah yang membutuhkan kontribusi pemikiran akademisi, mulai dari penguatan tata kelola pemerintahan yang efisien, transparan, dan partisipatif, pengembangan sistem deteksi dini gangguan ketenteraman dan ketertiban masyarakat, hingga pemerataan infrastruktur dasar yang disertai mitigasi bencana berbasis riset.

Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan produktivitas ekonomi lokal juga menjadi perhatian utama. Bupati menilai, keterlibatan perguruan tinggi sangat penting dalam mendukung penetapan Produk Unggulan Daerah (PUD) sesuai amanat Permendagri Nomor 9 Tahun 2014, agar pengembangan ekonomi Lumajang lebih terarah, terukur, dan berbasis data.

“Lumajang membutuhkan riset yang aplikatif agar pengembangan potensi daerah memiliki nilai tambah ekonomi dan membuka peluang kesejahteraan yang lebih luas,” tegasnya.

Isu ketahanan pangan, kerawanan sosial, serta penguatan kualitas SDM juga masuk dalam agenda prioritas pembangunan daerah. Indah Amperawati menekankan bahwa kebijakan publik harus dilandaskan pada data dan kajian akademik agar setiap intervensi pemerintah tepat sasaran dan berkelanjutan.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh akademisi yang tergabung dalam FPTS Lumajang untuk menjadikan isu-isu strategis daerah sebagai objek penelitian dan pengabdian masyarakat. Hasil riset tersebut diharapkan mampu melahirkan rekomendasi kebijakan berbasis data atau evidence based policy yang aplikatif dan kontekstual.

“Dengan sinergi pemerintah daerah dan perguruan tinggi, kami optimistis Lumajang dapat membangun kebijakan yang lebih kuat, tepat sasaran, dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Sumber ; Info Publik

banner 325x300