LokalJawa – Malang
Keluarga korban Tragedi Kanjuruhan mendatangi DPRD Kota Malang untuk menyampaikan aspirasi sekaligus meminta kejelasan terkait perkembangan penanganan kasus yang hingga kini masih menyisakan berbagai persoalan.
Audiensi tersebut menjadi ruang bagi keluarga korban untuk menyuarakan harapan akan keadilan yang belum sepenuhnya dirasakan. Mereka menilai proses hukum yang berjalan masih belum memberikan kepastian serta belum menjawab seluruh tuntutan yang diajukan sejak awal.
Dalam pertemuan itu, keluarga korban juga menyampaikan kondisi psikologis yang masih dirasakan hingga saat ini. Trauma mendalam akibat peristiwa tersebut disebut masih membekas, terutama bagi anggota keluarga yang kehilangan orang terdekat.
Selain aspek hukum, perhatian terhadap pemulihan korban dan keluarga juga menjadi sorotan utama. Mereka berharap adanya langkah konkret dari pemerintah, baik dalam bentuk pendampingan psikologis maupun dukungan sosial yang berkelanjutan.
Menanggapi hal tersebut, perwakilan DPRD Kota Malang menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan. DPRD berjanji akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait guna mendorong penyelesaian yang adil serta memastikan hak-hak korban tetap diperhatikan.
Audiensi ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi antara keluarga korban dan pemangku kebijakan, sekaligus mempercepat langkah-langkah penyelesaian yang berpihak pada keadilan dan kemanusiaan.
Keluarga korban pun berharap perjuangan mereka tidak berhenti di ruang audiensi, melainkan berlanjut pada kebijakan nyata yang mampu memberikan kepastian hukum serta pemulihan yang layak.
















