LokalJawa – Jakarta
Badan Musyawarah Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen Indonesia (BMPTKKI) sukses menyelenggarakan Rapat Umum Anggota Tahunan (RUAT) 2026 di Hotel Amaris Pasar Baru, Jakarta, pada Kamis (5/3/2026). Forum berskala nasional ini menjadi momentum krusial bagi para pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen (PTKK) untuk mengevaluasi capaian organisasi sekaligus menyusun peta jalan strategis bagi masa depan pendidikan teologi di tanah air.
Mengusung semangat dari Galatia 6:2, pertemuan tahun ini bertajuk “Bertolong-tolonglah Menanggung Bebanmu” dengan subtema yang menekankan peran BMPTKKI sebagai wadah inklusif dan saluran berkat bagi seluruh anggota, termasuk dalam menjangkau wilayah yang belum tersentuh. Esensi dari tema ini menegaskan dedikasi organisasi dalam membangun solidaritas kolektif guna menjawab dinamika pendidikan tinggi yang kian menantang.
Sekitar 200 delegasi dari berbagai penjuru Indonesia menghadiri rangkaian acara yang khidmat ini. Prosesi diawali dengan ibadah pembukaan yang dipandu oleh Pdt. Dr. Moses Wibowo, M.Th., sementara pesan rohani disampaikan oleh Pdt. Dr. Eliver Rajagoekgoek, MSc. Dalam khotbahnya, anggota Dewan Pengawas BMPTKKI tersebut menggarisbawahi bahwa kolaborasi antarlembaga pendidikan merupakan kunci utama agar mampu beradaptasi dengan tuntutan zaman dan pelayanan yang efektif.
Ketua Umum BMPTKKI, Prof. Dr. Stevri P.N. Indra Lumintang, Th.D., Ph.D., secara resmi membuka jalannya rapat dengan didampingi oleh Sekretaris Umum Dr. Nasokhili Giawa, M.Th. serta Bendahara Umum Dr. Antonius Natan, M.Th. Sesi awal RUAT difokuskan pada pengesahan tata tertib, agenda kerja, serta pembentukan Majelis Pimpinan Sidang untuk memandu jalannya musyawarah.
Agenda berlanjut dengan pemaparan laporan pertanggungjawaban pengurus yang mencakup realisasi program kerja dan transparansi keuangan untuk masa bakti Maret 2025 hingga Februari 2026. Sesi ini menjadi ruang bagi para peserta untuk memberikan evaluasi kritis dan masukan konstruktif demi kemajuan organisasi ke depan. Kehadiran Direktur Pendidikan Kristen Ditjen Bimas Kristen Kemenag RI, Dr. Suwarsono, S.PAK., M.M., kian mempertegas pentingnya RUAT sebagai instrumen penjaga akuntabilitas dan jembatan koordinasi antarlembaga keagamaan.
Di samping urusan internal organisasi, aspek pengembangan sumber daya manusia juga menjadi sorotan utama melalui sesi pembinaan akademik. Prof. Dr. Abdul Mujib, M.Ag., M.Si. dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta hadir membagikan strategi akselerasi jabatan fungsional bagi para dosen, khususnya dalam mencapai gelar Lektor Kepala hingga Guru Besar. Upaya ini sejalan dengan komitmen BMPTKKI yang saat ini menaungi 217 institusi, mulai dari Sekolah Tinggi Teologi, IAKN, STAK, hingga universitas dan program studi terkait.
Dalam diskusi komisi, para peserta merumuskan draf program kerja dan anggaran untuk periode 2026–2027 dengan fokus pada peningkatan standar mutu pendidikan dan penguatan kerja sama antaranggota. Selain itu, forum secara resmi menetapkan Handi Irawan D., MBA., M.Com. dan Dr. Jakoep H. Ezra, Ph.D. sebagai anggota kehormatan organisasi untuk masa jabatan 2024–2028.
Seluruh rangkaian kegiatan dipuncaki dengan ibadah penutup yang dilayani oleh tim Altar STT Pelita Bangsa Jakarta, disertai renungan dari Pdt. Dr. Eduward Purba, M.Div., M.Th. dan doa berkat oleh Ketua STT Arrabona Bogor, Dr. Galuh Pandandari, M.Th. Menutup pertemuan tersebut, Prof. Dr. Stevri Lumintang menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan semua pihak dan berharap hasil RUAT ini dapat memicu transformasi kualitas institusi Kristen di Indonesia. Sebagai penutup, ia menginformasikan bahwa Kota Malang telah diproyeksikan menjadi tuan rumah bagi pelaksanaan RUAT BMPTKKI selanjutnya. (SHN/RK).
















