https://www.profitablecpmratenetwork.com/eujr14h1q?key=6d207e95cd5efe881a1c063cd21b2ed6

Disdukcapil Batang Jemput Bola Lewat Program Sambang Desa, Semua Layanan Adminduk Gratis

Disdukcapil Batang gelar layanan jemput bola Sambang Desa di Blado, semua layanan adminduk gratis dan diserbu ratusan warga. Foto : Istimewa
banner 120x600
banner 468x60

Batang, Lokal Jawa – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batang kembali menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan langsung ke masyarakat melalui program Sambang Desa di MI Cokro, Kecamatan Blado, Jumat (14/11/2025). Program ini digelar untuk memastikan layanan adminduk dapat diakses hingga wilayah desa tanpa biaya.

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Disdukcapil Batang, Dwi Marendra, menjelaskan bahwa kegiatan jemput bola tersebut mengusung tagline “Rp0,0 kilometer”. Konsep itu menegaskan bahwa semua layanan adminduk tidak dipungut biaya sekaligus bertujuan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

banner 325x300

“Semua administrasi kependudukan dan pencatatan sipil itu gratis, tidak ada biaya dan nol kilometer artinya kami mendekatkan diri ke wilayah masyarakat,” ujarnya.

Melalui program ini, Disdukcapil menyediakan layanan lengkap mulai dari penerbitan akta kelahiran, Kartu Keluarga (KK), pembaruan data, hingga perekaman dan pencetakan KTP elektronik. Warga juga bisa melakukan cetak ulang KTP jika kartu sebelumnya rusak atau tidak terbaca.

“Akta kematian juga bisa diterbitkan di sini. Semua bisa diproses langsung di lokasi Sambang Desa. Selain itu, Disdukcapil juga memfasilitasi penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA) bagi anak usia di bawah 17 tahun. Antusiasme warga, terutama dari sekolah sekitar, meningkat signifikan,” jelas Dwi.

Ia menyebutkan, jumlah pemohon dari pelajar MI, MTs Cokro, hingga sekolah sekitar mencapai ratusan dalam satu hari. Lonjakan ini menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap dokumen kependudukan.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Batang, Yarsono, menambahkan bahwa hingga November 2025, capaian kepemilikan KIA di Kabupaten Batang telah mencapai 61,5 persen, mendekati target pemerintah pusat sebesar 62 persen.

Menurutnya, stan Disdukcapil menjadi salah satu yang paling ramai dalam program Sambang Desa. Dalam setiap kegiatan, jumlah warga yang memanfaatkan pelayanan berkisar 200 hingga 500 orang per hari, tergantung lokasi.

“Kalau lokasinya dekat sekolah seperti sekarang, bisa sampai 500 pemohon dalam satu hari,” ujarnya.

Yarsono menegaskan, dokumen seperti KTP, KK, dan akta menjadi kebutuhan dasar masyarakat untuk mengakses berbagai layanan pemerintah. Karena itu, pelayanan jemput bola sangat penting untuk mempercepat pemenuhan dokumen kependudukan hingga ke tingkat desa.

“Ini untuk memudahkan masyarakat sekaligus mempercepat akselerasi kepemilikan dokumen kependudukan. Semua dokumen ini wajib agar masyarakat bisa mendapatkan layanan pemerintah,” pungkasnya.

Program Sambang Desa direncanakan terus berlangsung secara berkala sebagai bentuk komitmen Pemkab Batang dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif dan mudah dijangkau.

Sumber : Infopublik

banner 325x300