LokalJawa – Kulonprogo
Momentum Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dimaknai Paguyuban Wartawan Kulon Progo (PWK) dengan aksi nyata kepedulian sosial. Bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo dan BAZNAS Kulon Progo, insan pers menyalurkan bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga kurang mampu.
Kegiatan penyerahan bantuan dipusatkan di Dusun Dengok, Kalurahan Tanjungharjo, Kapanewon Nanggulan, Kamis (5/2/2026). Empat warga menjadi penerima program RTLH, yakni Supriyanto (Dengok, Tanjungharjo, Nanggulan), Fredy Halimi (Sayangan, Banjararum, Kalibawang), Agus Santosa (Jatirejo, Lendah), dan Supriyanto (Sukoreno, Sentolo).
Selain program bedah rumah, kolaborasi tersebut juga menyalurkan 100 paket sembako. Sebanyak 30 paket dibagikan kepada warga Dusun Dengok, sementara sisanya disalurkan ke sejumlah wilayah lain di Kulon Progo untuk memastikan bantuan menjangkau lebih luas.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko bersama Ketua PWK Asrul Sani, perwakilan BAZNAS Kulon Progo, DPRD, Forum Pembauran Kebangsaan, Kepala Dinas Kominfo Kulon Progo Agung Kurniawan, unsur TNI-Polri, Pemerintah Kapanewon Nanggulan, pemerintah kalurahan, serta sejumlah pihak terkait.
Ketua PWK Asrul Sani menyampaikan bahwa kegiatan sosial dalam rangka HPN telah menjadi agenda rutin yang kini memasuki tahun ke-10. Ia menyebut, pelaksanaan sebelumnya digelar di Kokap dan Girimulyo, dan tahun ini Nanggulan menjadi lokasi pelaksanaan.
“Ini menjadi bentuk komitmen insan pers agar kehadirannya tidak hanya melalui pemberitaan, tetapi juga aksi langsung yang memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
HPN 2026 mengusung tema nasional Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat. Sementara PWK mengangkat subtema Pers Sehat, Budaya Kuat, Ekonomi Berdaulat sebagai penegasan peran pers dalam memperkuat nilai budaya sekaligus mendorong kemandirian ekonomi daerah.
Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko mengapresiasi langkah insan pers yang merayakan HPN dengan kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat. Menurutnya, sinergi antara pers, pemerintah, dan BAZNAS menjadi contoh kolaborasi positif dalam mendukung program pengentasan kemiskinan.
Ia menjelaskan, pada 2026 Pemkab Kulon Progo bersama BAZNAS dan mitra menargetkan 60 lokasi RTLH melalui dana BAZNAS serta 15 lokasi dari dukungan dana BPD.
“Rumah yang layak menjadi fondasi utama terciptanya keluarga yang sehat dan produktif. Bantuan ini bukan hanya pembangunan fisik, tetapi simbol hadirnya kepedulian bersama untuk menumbuhkan harapan,” kata Ambar.
Rangkaian peringatan HPN 2026 di Kulon Progo juga diisi dengan sarasehan dan talkshow di Kapanewon Pengasih yang melibatkan unsur pemerintah, pers, dan budayawan. Selain itu, digelar penaburan benih ikan dan penanaman bibit pohon sebagai bagian dari komitmen sosial dan lingkungan. Puncak peringatan HPN akan berlangsung pada 9 Februari mendatang.
Salah satu penerima bantuan, Supriyanto warga Dengok, mengaku bersyukur atas program tersebut. Ia menyampaikan bahwa kondisi rumahnya telah lama rusak, dengan atap bocor dan kayu penyangga yang lapuk, sehingga keluarganya tidak dapat tinggal dengan nyaman.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Semoga setelah direnovasi, keluarga kami bisa kembali tinggal bersama dengan aman dan nyaman,” ungkapnya.
















