https://www.profitablecpmratenetwork.com/eujr14h1q?key=6d207e95cd5efe881a1c063cd21b2ed6
Daerah  

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Pekalongan Dilaporkan ke Polisi

banner 120x600
banner 468x60

LokalJawa – Pekalongan

Seorang ibu di Kota Pekalongan melaporkan dugaan tindak kekerasan seksual yang dialami anaknya kepada pihak kepolisian. Laporan tersebut disampaikan bersama tim kuasa hukum dari LBH Garuda Kencana Indonesia ke Polres Pekalongan Kota.

banner 325x300

Korban berinisial Wi (15), warga Kabupaten Pekalongan, diduga mengalami tindakan tidak pantas saat bekerja di rumah mantan majikannya yang beralamat di kawasan Kauman, Kota Pekalongan. Laporan resmi telah diterima dengan Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP) tertanggal Februari 2026.

Kronologi Singkat
Menurut keterangan kuasa hukum, korban mulai bekerja di rumah terlapor pada Oktober 2025. Dalam waktu kurang dari satu bulan, korban diduga mengalami perlakuan tidak senonoh dan kekerasan. Setelah kejadian tersebut, korban disebut mengalami trauma dan ketakutan untuk melapor.

Keluarga korban akhirnya mengambil langkah hukum setelah mendapat pendampingan dari tim advokasi.

Pendampingan Hukum dan Perlindungan Korban
Tim kuasa hukum menyatakan bahwa kasus ini telah dilaporkan dengan dugaan pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Anak. Mereka berharap aparat penegak hukum dapat menangani perkara ini secara profesional, transparan, dan mengutamakan perlindungan terhadap korban yang masih di bawah umur.
Selain itu, pihak keluarga meminta agar identitas korban tetap dijaga untuk melindungi kondisi psikologis anak.

Harapan Keluarga
Keluarga korban berharap proses hukum berjalan adil serta memberikan efek jera bagi pelaku kekerasan terhadap anak. Mereka juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan berani melaporkan jika menemukan indikasi kekerasan atau eksploitasi anak.

Kasus ini menjadi pengingat penting bahwa perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama, dan setiap dugaan kekerasan harus ditangani secara serius oleh semua pihak.(Ari)

banner 325x300