https://www.profitablecpmratenetwork.com/eujr14h1q?key=6d207e95cd5efe881a1c063cd21b2ed6

Kementerian PU Percepat Penanganan Bencana Aceh Tamiang dengan 36 Alat Berat dan BUMN Karya

Kementerian PU percepat penanganan bencana Aceh Tamiang dengan 36 alat berat dan dukungan BUMN Karya untuk pemulihan cepat pascabencana. Foto : Istimewa
banner 120x600
banner 468x60

ACEH TAMIANG, lokaljawa – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) meningkatkan percepatan penanganan bencana di Aceh Tamiang dengan pengerahan 36 alat berat dan melibatkan sejumlah BUMN Karya. Langkah ini diambil untuk memastikan akses jalan kembali lancar dan aktivitas masyarakat dapat normal secepatnya.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan, percepatan pemulihan pascabencana dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor. “Kami terus bergerak mengerahkan personel dan alat berat secara masif serta menggandeng BUMN Karya agar penanganan pascabencana di Aceh Tamiang dapat berlangsung lebih cepat dan efektif. Saat ini fokus kami adalah pemulihan aksesibilitas, pembersihan kawasan terdampak, dan memastikan aktivitas masyarakat segera kembali normal,” ujarnya.

banner 325x300

Hingga 28 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh telah memobilisasi 36 alat berat dan 66 dump truck di lokasi-lokasi prioritas. Alat berat ini ditempatkan untuk pembersihan material banjir dan longsor, pemulihan akses jalan, serta perbaikan fasilitas publik.

Sebaran peralatan mencakup excavator, dozer, loader, grader, beco loader, dan dump truck. Beberapa lokasi mendapat paket besar, seperti 10 unit excavator, 1 dozer, dan 18 dump truck, sementara area terbatas ditangani dengan alat berukuran kecil dan pekerja padat karya untuk memastikan seluruh area terdampak tersentuh.

Selain itu, dukungan dari BUMN Karya memperkuat respons tanggap darurat. PT Brantas Abipraya menyalurkan 2 excavator dan 4 dump truck, PT Nindya Karya 1 excavator, PT Waskita Karya 4 excavator dan 11 dump truck, PT Wijaya Karya 2 excavator dan 4 dump truck, PT Hutama Karya 2 excavator, PT Adhi Karya 2 excavator dan 4 dump truck, serta PT Pembangunan Perumahan 2 excavator dan 4 dump truck.

PT Wijaya Karya (WIKA) secara khusus terlibat di titik strategis, termasuk pembersihan longsor di Jalan Kuala Simpang, fasilitas pendidikan SDN 1 Karang Baru, pengangkutan material, dan pembersihan fasilitas di Pengadilan Negeri Aceh Tamiang.

Secara total, Kementerian PU mengerahkan 811 personel di Provinsi Aceh, terdiri atas 355 personel Satgas PU dan 456 personel BUMN, serta 821 unit alat berat, yang terbagi menjadi 216 unit milik Kementerian PU dan 605 unit dukungan BUMN Karya. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk pemulihan cepat dan efektif di daerah terdampak.

Sumber : pu.go.id/

banner 325x300