https://www.profitablecpmratenetwork.com/eujr14h1q?key=6d207e95cd5efe881a1c063cd21b2ed6

Kontingen Bener Meriah Siap Berlaga di FTBI 2025: Dorong Pelestarian Bahasa Gayo

Kontingen Bener Meriah siap berlaga di FTBI 2025 Aceh, membawa misi pelestarian bahasa Gayo dan berharap lolos hingga tingkat nasional. Foto : Istimewa
banner 120x600
banner 468x60

Redelong, Lokal Jawa  — Kontingen Kabupaten Bener Meriah resmi dilepas untuk mengikuti Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2025 tingkat Provinsi Aceh yang akan berlangsung di Banda Aceh. Acara pelepasan dilakukan oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Setdakab Bener Meriah, Fitranullah, mewakili Bupati, di halaman Sekretariat Daerah Bener Meriah, Jumat (21/11/2025).

Tahun ini, Bener Meriah mengirimkan 22 orang, terdiri dari 6 peserta jenjang SD, 6 peserta SMP sederajat, serta pendamping dan maestro bahasa Gayo. FTBI menjadi salah satu ajang penting dalam mengasah kemampuan berbahasa daerah, sekaligus memperkuat identitas budaya lokal.

banner 325x300

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Bener Meriah, Saidi M. Nurdin, menyampaikan bahwa daerah tersebut telah menunjukkan rekam jejak prestasi yang membanggakan dalam tiga tahun pelaksanaan FTBI.

“Pada tahun pertama, Bener Meriah meraih juara umum tingkat Provinsi Aceh, dan pada 2024 kami berhasil meraih juara 2. Semoga tahun ini kami dapat melangkah lebih jauh dan lolos ke tingkat nasional di Jakarta,” ujar Saidi optimistis.

Sementara itu, Fitranullah memberikan apresiasi kepada para peserta dan pembimbing yang telah konsisten menjaga semangat pelestarian bahasa Gayo.
“Prestasi anak-anak kami sangat membanggakan. Pemerintah daerah akan terus mendukung upaya pelestarian bahasa dan budaya Gayo melalui kegiatan seperti ini,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa FTBI bukan hanya kompetisi, tetapi arena penting untuk memperkuat kecintaan generasi muda terhadap bahasa daerah. “Semoga semakin banyak generasi yang bangga dan aktif menggunakan bahasa Gayo di rumah, sekolah, dan masyarakat,” tambahnya.

Kontingen Bener Meriah yang berangkat menuju FTBI 2025 tak hanya membawa nama daerah, tetapi juga menjadi simbol komitmen pemerintah dan masyarakat dalam menjaga warisan budaya Gayo. Dukungan semua pihak diharapkan dapat mendorong prestasi yang lebih baik di masa mendatang.

Sumber : InfoPublik

banner 325x300