https://www.profitablecpmratenetwork.com/eujr14h1q?key=6d207e95cd5efe881a1c063cd21b2ed6

Panen Raya di Aceh Tamiang: 50 Hektare Lahan Hidup Kembali, Pertanian Jadi Harapan Baru

Panen raya di Aceh Tamiang hidupkan kembali 50 hektare lahan tidur. Inovasi pertanian jadi harapan baru bagi kedaulatan pangan daerah.
banner 120x600
banner 468x60

Seruway, Lokaljawa – Sebuah babak baru dimulai bagi sektor pertanian Aceh Tamiang. Wakil Bupati Aceh Tamiang Ismail bersama Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah memimpin panen raya padi di Kampung Air Masin, Kecamatan Seruway, pada Kamis (6/11/2025).

Panen raya ini menjadi simbol kebangkitan pertanian daerah, terutama setelah 50 hektare lahan yang sempat terbengkalai selama belasan tahun berhasil diaktifkan kembali. Kesuksesan itu lahir dari sinergi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat, yang bahu membahu menghidupkan kembali lahan tidur.

banner 325x300

Dalam sambutannya, Wabup Ismail menegaskan bahwa keberhasilan panen ini adalah bukti nyata dari semangat gotong royong dan inovasi teknologi. Ia menjelaskan, penerapan sumur bor dan varietas padi unggul Tri Sakti menjadi terobosan penting yang memangkas masa tanam menjadi hanya 75 hari hingga panen.

“Ini bukan sekadar panen padi, tetapi panen semangat gotong royong dan inovasi. Pertanian adalah masa depan dan pondasi kedaulatan pangan kita,” ujar Ismail.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian RI yang telah memberikan lima unit traktor guna memperkuat sarana dan prasarana pertanian di wilayah Aceh Tamiang.

Wabup mengajak generasi muda untuk melihat sektor pertanian sebagai bidang strategis dan modern yang menjanjikan.

“Pertanian hari ini bukan sekadar warisan, tetapi masa depan. Mari kita kelola dengan inovasi dan semangat kebersamaan,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah memberikan apresiasi atas hasil nyata sinergi lintas sektor di Aceh Tamiang.

“Hari ini saya datang untuk melihat langsung bukti nyata. Hasilnya luar biasa. Ke depan, kami akan terus mendukung dengan peningkatan infrastruktur, termasuk perbaikan akses jalan menuju kawasan pertanian ini,” ujarnya.

Ketua kelompok tani Edy Asaruddin menambahkan, dari total 65 hektare lahan, 50 hektare berhasil dipanen pada kesempatan ini. Ia menargetkan agar lahan tersebut dapat menghasilkan hingga empat kali panen per tahun dengan penggunaan varietas cepat panen.

Prosesi panen bersama berlangsung meriah dan penuh semangat. Wakil Gubernur, Wakil Bupati, serta para tamu undangan ikut turun ke sawah memotong padi bersama para petani. Suasana kebersamaan dan optimisme mewarnai kegiatan tersebut, menjadi simbol harapan baru bagi keberlanjutan pertanian di Aceh Tamiang.

Acara ini juga dihadiri oleh pimpinan dan anggota DPRA, Forkopimda Aceh Tamiang, Kadis Pertanian dan Perkebunan Aceh, pimpinan DPRK Aceh Tamiang, para Kepala SKPK, Forkopimcam, Bulog, penyuluh pertanian, dan para kelompok tani.

Sumber : Infopublik

banner 325x300