https://www.profitablecpmratenetwork.com/eujr14h1q?key=6d207e95cd5efe881a1c063cd21b2ed6

Pantau Tol Kalikangkung hingga Simpang Lima, Agustina Pastikan Layanan Siap Siaga

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng meninjau posko Nataru untuk memastikan keamanan, layanan publik, dan kelancaran arus libur Natal dan Tahun Baru. Foto : Istimewa
banner 120x600
banner 468x60

SEMARANG, lokaljawa — Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng memastikan kesiapan pengamanan, layanan publik, dan kelancaran arus lalu lintas selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dengan meninjau sejumlah posko pengamanan strategis, Selasa (23/12).

Didampingi Wakil Wali Kota Iswar Aminuddin, jajaran Forkopimda, serta perangkat daerah terkait, Agustina melakukan pemantauan di Posko Terpadu Gerbang Tol Kalikangkung, Pos Pengamanan Bandara Ahmad Yani, dan Pos PAM Terpadu Simpang Lima. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh unsur pengamanan dan pelayanan publik berjalan optimal selama libur akhir tahun.

banner 325x300

Berdasarkan hasil pemantauan, Agustina menyebut kondisi arus lalu lintas yang masuk ke Kota Semarang masih relatif landai dan cenderung lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Dari pantauan di Kalikangkung, bandara, dan titik di tengah kota, arus kendaraan yang masuk ke Kota Semarang masih landai. Untuk penerbangan juga kondisinya relatif sama dengan tahun lalu,” ujar Agustina.

Meski demikian, Pemerintah Kota Semarang tetap meningkatkan kewaspadaan. Puncak arus lalu lintas diperkirakan terjadi pada 24 Desember siang hingga 25 Desember, sehingga seluruh petugas diminta tetap siaga dan responsif terhadap berbagai potensi kepadatan maupun gangguan keamanan.

Dalam kesempatan tersebut, Agustina juga menyoroti pemanfaatan Aplikasi LIBAS, inovasi Polrestabes Semarang yang mendukung sistem pengamanan dan pelayanan publik. Aplikasi ini memungkinkan masyarakat melaporkan kondisi darurat dan mendapatkan respons cepat dari aparat.
“Lewat aplikasi LIBAS, kita bisa memantau kondisi seluruh Kota Semarang. Kalau masyarakat membutuhkan pertolongan, bisa langsung lapor, dan rata-rata dalam waktu sekitar tiga menit sudah ada petugas yang datang untuk mengkonfirmasi,” jelasnya.

Di Posko Terpadu Gerbang Tol Kalikangkung, Agustina memastikan koordinasi lintas instansi berjalan solid. Posko tersebut terintegrasi dengan unsur Polri, Kementerian Perhubungan, Dinas Perhubungan, Basarnas, serta unsur pendukung lainnya guna merespons berbagai potensi kejadian di lapangan.
“Yang paling penting bukan hanya kesiapan personel, tetapi juga pantauan jumlah kendaraan yang masuk ke Kota Semarang melalui tol. Semua terintegrasi dan siap siaga,” tambahnya.

Terkait fasilitas pendukung pemudik, Agustina menilai kesiapan rest area sudah cukup memadai, termasuk layanan kesehatan yang tersedia. Menurutnya, keberadaan pos kesehatan menjadi bagian penting dalam memastikan perjalanan masyarakat tetap aman dan nyaman.
“Kalau ada yang pusing atau membutuhkan bantuan medis, pos kesehatan sangat dekat dan siap melayani. Ini bagian dari antisipasi agar perjalanan tetap aman dan nyaman,” katanya.

Menjelang pergantian tahun, Agustina juga menyampaikan kebijakan Pemkot Semarang yang tidak menggelar pesta kembang api pada malam tahun baru. Pemerintah kota memilih mengedepankan doa lintas agama dan kegiatan sosial sebagai bentuk refleksi bersama.
“Kita ingin mengajak masyarakat untuk refleksi dan berdoa bersama. Doa akhir tahun itu penting, sebagai bentuk syukur atas perjalanan satu tahun dan harapan agar tahun 2026 menjadi lebih baik,” ungkapnya.

Doa lintas agama tersebut direncanakan melibatkan seluruh unsur keagamaan dan akan ditutup dengan hiburan sederhana sebagai ruang kebersamaan warga. Di akhir kegiatan, Agustina juga mengimbau masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan selama bepergian di libur akhir tahun.
“Mudah-mudahan semua yang mudik atau bepergian diberikan kesehatan, keselamatan, dan sampai tujuan dengan bahagia. Dan jangan lupa, kalau lewat Kota Semarang, mampir ya,” pungkasnya.

banner 325x300