Lokaljawa, Sleman — Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Yogyakarta bersama Gereja Bethel Indonesia (GBI) menyelenggarakan penyuluhan dan pemeriksaan mata gratis bagi masyarakat umum. Kegiatan bakti sosial ini digelar di Kantor Sekretariat BPD GBI DIY, Jalan Kragilan, Sinduadi, Melati, Sleman, Sabtu (5/7).
Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-61 Perdami yang sekaligus menjadi momen sinergi antara komunitas medis dan keagamaan dalam meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.
Ketua BPD GBI DIY, Simon Supriyana, M.Th., mengatakan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata pelayanan gereja kepada masyarakat sekitar. Ke depan, GBI berencana membuka Klinik Sehati untuk layanan kesehatan umum, kafe kreatif untuk anak muda, serta pos relawan Tagana Rajawali di gedung yang sama.

Antusiasme warga sangat tinggi. Ketua Pelayanan Masyarakat (Pelmas) DIY, Joko Sugianto, menyampaikan rasa syukurnya atas respons positif masyarakat yang berbondong-bondong hadir mengikuti penyuluhan dan pemeriksaan mata, serta mendapatkan kacamata baca gratis sesuai resep dokter.
Salah satu dokter dari tim resident Fakultas Kedokteran UGM, dr. Istigfarani, menjelaskan manfaat besar kegiatan ini bagi warga. “Antusiasme warga luar biasa. Pemeriksaan berjalan terus-menerus tanpa henti,” ujarnya.
Selain pemeriksaan, edukasi kesehatan mata juga diberikan oleh Ketua Perdami Yogyakarta, dr. Firman, yang menyampaikan informasi seputar bank mata kornea RSUP Dr. Sardjito, tata cara menjadi pendonor mata, serta jenis-jenis penyakit mata dan penanganannya.
Tak ketinggalan, tim Tagana Rajawali DIY turut hadir mendukung kelancaran acara sebagai tim relawan yang mengusung tagline: pantang pulang sebelum menolong.
Kegiatan ini menjadi contoh kolaborasi lintas sektor dalam memberikan akses layanan kesehatan mata secara gratis dan berkelanjutan kepada masyarakat.(29)
















