https://www.profitablecpmratenetwork.com/eujr14h1q?key=6d207e95cd5efe881a1c063cd21b2ed6

Polres Gunungkidul Gelar Operasi Keselamatan Progo 2026, Tekan Angka Pelanggaran dan Kecelakaan

banner 120x600
banner 468x60

LokalJawa – Gunungkidul

Polres Gunungkidul resmi menggelar Operasi Keselamatan Progo 2026 sebagai upaya meningkatkan disiplin dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas. Kegiatan diawali dengan Apel Gelar Pasukan yang dipimpin Wakapolres Gunungkidul, Kompol Sumanto, Senin (02/02/2026).

banner 325x300

Apel tersebut menjadi momentum pengecekan akhir kesiapan personel serta sarana dan prasarana pendukung, guna memastikan operasi berjalan efektif dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Dalam amanatnya, Kompol Sumanto menegaskan bahwa kesiapan seluruh unsur menjadi kunci keberhasilan operasi. “Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk memastikan Operasi Keselamatan Progo 2026 berjalan optimal, baik dari aspek personel maupun kelengkapan pendukung lainnya,” ujarnya.
Operasi ini digelar menyusul masih tingginya angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Berdasarkan evaluasi Polda DIY sepanjang 2025, tercatat 126.154 pelanggaran dan 85.568 kejadian kecelakaan, dengan korban meninggal dunia sebanyak 457 orang.
Data tersebut, menurutnya, menjadi perhatian serius seluruh jajaran kepolisian. Operasi Keselamatan Progo 2026 diharapkan mampu menekan angka pelanggaran sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas.

Sebanyak 190 personel gabungan diterjunkan dalam operasi ini, melibatkan unsur Polri, Kodim 0730/Gunungkidul, Dinas Perhubungan, serta Satpol PP. Sasaran operasi difokuskan pada titik-titik rawan kemacetan dan lokasi yang kerap terjadi kecelakaan di wilayah Kabupaten Gunungkidul.

Dalam pelaksanaannya, operasi mengedepankan tiga pendekatan utama. Sebanyak 40 persen kegiatan bersifat preemtif melalui edukasi dan sosialisasi, 40 persen preventif lewat patroli dan penjagaan di kawasan rawan, serta 20 persen penegakan hukum melalui tilang elektronik (ETLE) dan teguran tertulis secara humanis.
Menutup arahannya, Wakapolres menyampaikan pesan Kapolda DIY agar seluruh personel menjalankan tugas dengan profesionalisme dan mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat.

Operasi Keselamatan Progo 2026 diharapkan mampu membangun budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan. Kepatuhan di jalan raya bukan sekadar menghindari sanksi, melainkan wujud tanggung jawab bersama demi keselamatan seluruh pengguna jalan.

banner 325x300