https://www.profitablecpmratenetwork.com/eujr14h1q?key=6d207e95cd5efe881a1c063cd21b2ed6

Presiden Ramaphosa: Indonesia Sekutu Setia Afrika Selatan, Siap Perkuat Kolaborasi Lewat BRICS

Presiden Ramaphosa sebut Indonesia sekutu setia Afrika Selatan dan dorong kerja sama ekonomi lewat BRICS dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo di Jakarta. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev
banner 120x600
banner 468x60

Lokaljawa, Jakarta — Hubungan Indonesia dan Afrika Selatan kembali mendapat energi baru. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan Presiden Republik Afrika Selatan Matamela Cyril Ramaphosa di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/10/2025).

Pertemuan bilateral yang berlangsung dalam format working lunch ini diwarnai suasana hangat dan penuh persahabatan. Kedua pemimpin membahas langkah konkret memperkuat kolaborasi ekonomi serta peran strategis negara-negara di kawasan global selatan.

banner 325x300

Presiden Ramaphosa menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan historis Indonesia terhadap perjuangan rakyat Afrika Selatan dalam melawan apartheid. Ia menegaskan bahwa hubungan kedua bangsa berakar kuat sejak Konferensi Asia-Afrika 1955 di Bandung.

“Selama bertahun-tahun, rakyat Afrika Selatan menemukan sekutu setia di Indonesia, yang secara konsisten mendukung perjuangan melawan apartheid. Kami akan selalu berterima kasih atas dukungan dan solidaritas rakyat Indonesia,” ujar Ramaphosa.

Lebih jauh, Ramaphosa menyoroti potensi besar kerja sama ekonomi melalui forum BRICS, yang dinilainya sebagai katalisator reformasi global yang lebih adil dan inklusif. Ia menyambut baik keterlibatan aktif Indonesia dalam memperluas kemitraan dengan negara-negara BRICS.

“Kemitraan ekonomi BRICS memberikan potensi besar untuk mendukung pembangunan dan transformasi di negara kita. Kami mendorong pendalaman partisipasi Indonesia dalam seluruh struktur BRICS, khususnya dalam bidang ekonomi,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu, kedua pemimpin juga menyoroti tantangan bersama seperti pengangguran, kemiskinan, dan ketimpangan sosial. Ramaphosa menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan agar tidak ada kelompok yang tertinggal.

“Dengan partisipasi, saya maksudkan cara besar agar mereka dapat benar-benar terlibat,” tambahnya.

Presiden Ramaphosa turut memberikan apresiasi terhadap peran aktif Indonesia di berbagai forum internasional, termasuk G20, di mana Afrika Selatan menjadi tuan rumah tahun ini. Ia juga menyambut baik rencana kehadiran Presiden Prabowo dalam KTT Pemimpin G20 di Johannesburg.

“Kami sangat senang bahwa Yang Mulia akan berpartisipasi dalam KTT G20 di Johannesburg. Kehadiran Indonesia sangat penting karena meningkatkan posisi negara-negara selatan di forum global seperti G20,” tutur Ramaphosa.

Pertemuan tersebut menandai babak baru hubungan diplomatik kedua negara, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra strategis Afrika Selatan dalam memperjuangkan tatanan global yang lebih setara dan inklusif.

sumber: Infopublik.id

banner 325x300