Lokaljawa, Batang – Di halaman Kantor Damkar Kabupaten Batang, suasana semarak terlihat saat ratusan pelajar MTs Muhammadiyah Batang mengikuti pelatihan di luar kelas. Mereka diajak mempelajari cara memadamkan api ringan, menggunakan peralatan yang ada di sekitar, dan tetap sesuai standar keselamatan.
Waka Akademik MTs Muhammadiyah, Asri Cahyaningsih, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan agar anak-anak mampu menangani kebakaran ringan di rumah, misalnya akibat gas bocor atau kompor. Selain itu, mereka juga belajar menghadapi reptil yang rawan masuk ke rumah, seperti ular, dengan cara yang aman agar terhindar dari gigitan atau bisa.
Salah satu siswi, Dina Ramadani, mengaku awalnya takut, terutama saat belajar menjinakkan reptil. Namun, berkat arahan petugas yang asyik dan sabar, ia merasa lebih percaya diri. “Tadi dikasih tahu jenis kebakaran dan cara menanganinya, sampai cara menjinakkan reptil. Awalnya takut, tapi sekarang menyenangkan dan tidak takut lagi,” ujarnya.
Petugas Damkar Batang, Astia Selly Amanda, menekankan pentingnya praktik langsung bagi siswa SMP hingga SMA. Mereka lebih mudah memahami penanganan kebakaran ringan karena sudah memiliki dasar ilmu IPA tentang api dan udara. Edukasi seperti ini, menurut Astia, efektif ketika siswa dapat langsung mencoba praktik di area pembelajaran.
Pelatihan ini menjadi pengalaman berharga bagi para pelajar. Selain menambah pengetahuan, kegiatan ini menanamkan kesadaran pentingnya keselamatan di rumah dan kesiapan menghadapi situasi darurat sejak dini.
sumber: Infopublik.id
















