https://www.profitablecpmratenetwork.com/eujr14h1q?key=6d207e95cd5efe881a1c063cd21b2ed6

Semarang Raih Peringkat Pertama Harmony Award, Bukti Kota Ramah Beragam

Semarang raih Harmony Award sebagai kota paling harmonis se-Indonesia, bukti keberhasilan menjaga kerukunan umat beragama dan toleransi masyarakat. Foto : Istimewa
banner 120x600
banner 468x60

Semarang, lokaljawa.com – Kota Semarang semakin menegaskan posisinya sebagai kota yang harmonis dan inklusif. Terbaru, pemerintah kota berhasil meraih Harmony Award sebagai peringkat pertama se-Indonesia dalam pengelolaan kerukunan umat beragama. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Agama untuk menghargai komitmen pemerintah daerah menjaga keberagaman dan keharmonisan sosial.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar, kepada Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, yang diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Semarang, Bambang Pramusinto, pada Jumat (28/11) di Jakarta.

banner 325x300

Wali Kota Agustina menyampaikan apresiasi khusus kepada warga dan tokoh agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) atas kontribusi mereka. “Keberagaman etnis, budaya, dan agama di Semarang bisa tetap kondusif karena kerja sama aktif seluruh lapisan masyarakat. Lingkungan aman dan harmonis ini menjadi bukti nyata toleransi kita,” kata Agustina.

Menurut Wali Kota, penghargaan ini bukan sekadar simbol prestasi, melainkan pengakuan terhadap kerja bersama yang menempatkan toleransi sebagai fondasi pembangunan kota. Pemkot Semarang juga terus mendorong program kelurahan sadar kerukunan, dialog lintas agama, dan perayaan keagamaan terbuka untuk menumbuhkan pemahaman dan saling menghargai di masyarakat.

Harmony Award menilai tiga aspek utama: kinerja Pemda dan FKUB, efektivitas program FKUB dalam memfasilitasi dialog lintas agama, serta dampak nyata kebijakan terhadap kualitas kerukunan umat beragama di tingkat lokal. Keberhasilan Semarang sebagai yang terbaik se-Indonesia memperkuat citra kota sebagai wilayah yang aman, ramah, dan inklusif bagi seluruh warganya.

Wali Kota Agustina mengajak semua pihak untuk mempertahankan prestasi ini dengan terus memelihara kerukunan, merawat keberagaman, dan menjadikan harmoni sebagai identitas kota. “Dengan kebersamaan dan toleransi, kita membangun Semarang yang lebih baik, aman, dan berdaya saing,” pungkasnya.

banner 325x300