https://www.profitablecpmratenetwork.com/eujr14h1q?key=6d207e95cd5efe881a1c063cd21b2ed6

Panen Raya Jagung di Tanggulangin, Pemkab Sidoarjo Perkuat Dukungan Ketahanan Pangan Nasional

Panen raya jagung di Tanggulangin Sidoarjo dukung ketahanan pangan nasional dengan kolaborasi Pemkab, TNI, Polri, dan petani. foto: Istimewa
banner 120x600
banner 468x60

Lokaljawa, Sidoarjo — Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menunjukkan dukungan konkret terhadap program ketahanan pangan nasional melalui panen raya jagung kuartal I tahun 2026 di Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin. Kegiatan panen tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, pada Kamis (8/1/2026).

Panen raya ini merupakan bagian dari program nasional ketahanan pangan yang dijalankan di bawah arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program tersebut bertujuan menjaga stabilitas pangan sekaligus memperkuat cadangan pangan nasional di tengah tantangan global.

banner 325x300

Panen dilakukan di lahan seluas satu hektare dengan hasil mencapai sekitar tiga ton jagung. Secara serentak, panen raya jagung kuartal I di Provinsi Jawa Timur digelar di 30 titik lokasi dengan total luas lahan 319,73 hektare. Lahan tersebut mencakup lahan produktif, kawasan perhutanan, lahan badan sosial (LBS), hingga pesantren, dengan estimasi total hasil panen mencapai 2.174,16 ton.

Wakil Bupati Sidoarjo menegaskan bahwa Pemkab Sidoarjo berkomitmen penuh mendukung ketahanan pangan nasional. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan produksi dan distribusi pangan di daerah.

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polri, TNI, Bulog, serta seluruh elemen masyarakat yang telah berkolaborasi dalam mewujudkan ketahanan pangan di wilayah Sidoarjo,” ujar Mimik Idayana.

Panen simbolis ini juga mencerminkan keberhasilan kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan kelompok tani setempat. Kepala Biro Sumber Daya Manusia Polda Jawa Timur, Kombes Pol Ari Wibowo, menyampaikan bahwa lahan yang dipanen merupakan hasil dari program pertanian kolaboratif yang telah dipersiapkan sejak beberapa bulan sebelumnya.

“Estimasi hasil panen mencapai tiga ton jagung. Hasil panen ini akan didistribusikan ke berbagai wilayah sebagai bagian dari upaya memperkuat cadangan pangan nasional,” jelasnya.

Ia menambahkan, lahan yang telah dipanen akan segera dipersiapkan kembali untuk musim tanam berikutnya agar produktivitas pertanian dapat terus terjaga sepanjang tahun.

Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing menjelaskan bahwa jagung hasil panen akan diserap oleh Badan Urusan Logistik (Bulog) setelah melalui proses pengeringan. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara Polresta Sidoarjo, Kodim 0816/Sidoarjo, pemerintah daerah, serta petani lokal menjadi fondasi keberhasilan program ketahanan pangan ini.

“Ini bukan sekadar panen biasa, melainkan wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga stabilitas pangan nasional. Kami akan terus mendorong kegiatan berkelanjutan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

Melalui dukungan lintas sektor ini, Pemkab Sidoarjo berharap program ketahanan pangan tidak hanya menjamin ketersediaan pangan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat kedaulatan pangan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

sumber: Infopublik.id

banner 325x300