LokalJawa -Pekalongan
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Tanah Air. Zeline Quensa Azahra, talenta cilik asal Pekalongan, Jawa Tengah, sukses melaju sebagai finalis ajang Putri Kebaya Indonesia 2026 kategori Cilik, mewakili Jawa Tengah 3.
Keberhasilan ini diraih setelah Zeline melewati proses seleksi ketat yang diikuti puluhan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Ia menunjukkan performa terbaik sejak tahap audisi di Semarang hingga karantina dan penilaian di Solo, dengan menonjolkan kemampuan bakat, komunikasi publik, serta pemahaman terhadap budaya dan potensi daerah.
Kemampuan Zeline dalam bermain piano dan bernyanyi menjadi nilai unggulan yang mengantarkannya menembus posisi Top 3 tingkat provinsi, sekaligus memastikan langkahnya ke panggung nasional. Capaian tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa generasi muda mampu bersaing sekaligus membawa misi pelestarian budaya.
Tak hanya berprestasi di ajang kompetisi, Zeline juga aktif dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat melalui inisiatifnya bertajuk Kebaya Kid Corner by Zeline. Program ini menjadi ruang edukasi sekaligus aksi nyata dalam mengenalkan kebaya kepada generasi muda.
Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Zeline menggelar kegiatan bertema “Kartini Masa Kini: Berkebaya & Berdaya!” di kawasan UMKM Wonopringgo, Pekalongan. Kegiatan tersebut melibatkan pelaku usaha lokal dan menghadirkan sesi podcast inspiratif untuk mengangkat kisah serta semangat para pelaku UMKM.
Melalui konsep “Misi 3B: Berbicara, Bergerak, Berbagi”, Zeline mendorong pelestarian budaya melalui edukasi, aksi langsung bersama masyarakat, serta kegiatan sosial seperti berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.
Salah satu daya tarik kegiatan tersebut adalah sesi “Pesona Kartini: Pedagang Berkebaya”, di mana para pelaku UMKM tampil mengenakan kebaya saat beraktivitas. Inisiatif ini menjadi bentuk sederhana namun kuat dalam menjaga budaya tetap hidup di tengah modernisasi.
Dukungan keluarga pun menjadi fondasi penting perjalanan Zeline. Orang tuanya menegaskan pentingnya membimbing anak untuk tetap mencintai budaya tanpa mengabaikan kebebasan berekspresi dan perkembangan diri.
Dengan semangat, bakat, dan kepedulian sosial yang dimilikinya, Zeline Quensa Azahra tidak hanya tampil sebagai peserta kompetisi, tetapi juga sebagai duta kecil pelestari budaya yang menginspirasi. Dukungan masyarakat diharapkan dapat mengantarkannya meraih prestasi terbaik di tingkat nasional.
















