https://www.profitablecpmratenetwork.com/eujr14h1q?key=6d207e95cd5efe881a1c063cd21b2ed6

BNPB Apresiasi Respons Cepat Pemkab Cilacap Tangani Longsor Cibeunying

BNPB apresiasi respons cepat Pemkab Cilacap dalam penanganan longsor Cibeunying. Pencarian korban dan dukungan logistik terus dikebut. (foto: MC Cilacap)
banner 120x600
banner 468x60

Cilacap, LokalJawa — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap mempercepat penanganan darurat pascalongsor yang melanda Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, pada Kamis (13/11) malam. Aksi cepat ini mendapat apresiasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang turun langsung ke lokasi terdampak pada Jumat (14/11/2025).

Deputi Penanganan Darurat BNPB, Budi Irawan, menyampaikan bahwa seluruh elemen bangsa bergerak terpadu dalam penanganan bencana. Ia menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto turut menyampaikan belasungkawa atas musibah tersebut dan meminta BNPB mempercepat dukungan bagi daerah hingga masa tanggap darurat selesai.

banner 325x300

Apresiasi serupa kembali disampaikan Budi setelah memimpin rapat koordinasi dengan jajaran Pemkab Cilacap pada Jumat malam. Menurutnya, langkah cepat daerah dalam melakukan penanganan awal menjadi faktor penting untuk meminimalkan dampak bencana.

Pemkab Cilacap sebelumnya telah menetapkan status tanggap darurat menyusul longsor yang memicu penurunan tanah dan retakan sepanjang 25 meter di Dusun Cibuyut dan Dusun Tarukahan. Bencana tersebut menyebabkan kerusakan rumah, korban jiwa, korban luka, serta kerugian material. Pada sektor paling terdampak, masih terdapat sekitar 21 warga yang dalam pencarian.

Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, menyampaikan bahwa pemda bergerak cepat melakukan asesmen lintas sektor. “Kita bersama-sama melakukan asesmen terkait apa saja yang terjadi dan dibutuhkan di setiap sektor. Hari ini tim sudah melapor kepada Gubernur dan langsung bergerak melakukan pemetaan kebutuhan serta pembagian personel,” ujarnya.

Menurut Bupati, personel dari berbagai instansi telah dikerahkan untuk mempercepat pencarian korban. Sebelum apel pagi, pembagian tugas dilakukan untuk memastikan fokus penanganan berada pada dua sektor yang terdampak paling parah. “Kami optimalkan seluruh kekuatan yang ada untuk percepatan pencarian. Yang penting hari ini seluruh kebutuhan di sektor A dan B bisa langsung ditangani,” katanya.

Sejumlah peralatan seperti alat berat, pompa alkon, dan dukungan teknis dari Balai Besar Wilayah Sungai telah ditempatkan di lokasi. Penambahan peralatan akan dilakukan sesuai kebutuhan lapangan. Pada saat yang sama, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak juga diminta menyiapkan dapur umum serta dukungan logistik bagi warga terdampak. BPBD Cilacap terus melakukan pemetaan kebutuhan mendesak agar bantuan tersalurkan tepat waktu.

Bupati Syamsul Auliya Rachman turut mengajak masyarakat mendoakan kelancaran proses pencarian warga yang belum ditemukan. “Semoga ada keajaiban, dan korban yang belum ditemukan bisa segera kita temukan dalam keadaan selamat,” tandasnya.

Sumber : infopublik

banner 325x300