https://www.profitablecpmratenetwork.com/eujr14h1q?key=6d207e95cd5efe881a1c063cd21b2ed6

MHQ Internasional Disabilitas Netra 2025: Hafiz Tunisia Puji Indonesia sebagai Ruang Inklusif bagi Tunanetra

Hafiz Tunisia puji MHQ Disabilitas Netra 2025 di Indonesia sebagai ajang inklusif yang mengangkat potensi tunanetra di tingkat internasional. Foto : Istimewa
banner 120x600
banner 468x60

Jakarta, lokaljawa.com  – Hafiz muda asal Tunisia, Malek Hachicha, menyampaikan apresiasinya kepada Indonesia atas penyelenggaraan Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) Disabilitas Netra Tingkat Internasional 2025. Usai mengikuti rangkaian kegiatan di Jakarta pada Jumat (5/12/2025), ia menilai ajang ini tidak hanya langka di tingkat global, tetapi juga memberi ruang bermakna bagi komunitas tunanetra untuk tampil dan diakui kemampuannya.

Hachicha yang telah menghafal 30 juz Al-Qur’an sejak usia 11 tahun menilai penyandang disabilitas netra seringkali memiliki potensi besar yang tak terlihat. Ia menyebut kompetisi yang digelar Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama ini sebagai bentuk penghormatan terhadap posisi tunanetra dalam masyarakat, sekaligus memperlihatkan bahwa mereka mampu berprestasi pada tingkat internasional. Ia mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada para penyelenggara serta pemerintah Indonesia yang dinilainya sangat ramah dan mendukung peserta dari berbagai negara.

banner 325x300

Bagi Hachicha, mewakili Tunisia dalam ajang internasional bertema Al-Qur’an adalah kehormatan besar. Ia turut menyinggung hubungan baik Indonesia–Tunisia, termasuk keberadaan mahasiswa Indonesia di Universitas Al-Zaytuna yang dikenal sopan dan berkarakter baik. Pertemuannya dengan Duta Besar Indonesia untuk Tunisia juga menjadi momen yang menurutnya mempererat hubungan kedua negara. Ia mengaku sangat bahagia dapat berkunjung ke Indonesia dan merasakan keramahan masyarakatnya selama penyelenggaraan MHQ.

Melalui perhelatan ini, Indonesia ingin memperluas ruang inklusi dalam bidang keagamaan, sekaligus memberi panggung bagi penyandang disabilitas netra dari berbagai negara untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam menghafal Al-Qur’an. Ajang ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi negara lain untuk menghadirkan kompetisi serupa yang membuka peluang lebih setara bagi seluruh umat.

Sumber : kemenag.go.id

banner 325x300