https://www.profitablecpmratenetwork.com/eujr14h1q?key=6d207e95cd5efe881a1c063cd21b2ed6

Pemkot Dorong Kerja Sama Lintas Daerah, Sektor Pertanian Dibuka Lebar untuk Kolaborasi Bisnis

Pemkot Yogyakarta dorong kerja sama lintas daerah lewat workshop UPLAND untuk memperkuat bisnis, pemasaran, dan daya saing sektor pertanian. Foto : Istimewa
banner 120x600
banner 468x60

Sleman, lokaljawa.com – Pemerintah Kota Yogyakarta mendorong penguatan kerja sama lintas daerah dengan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas di sektor pertanian melalui Workshop Kurasi Produk dan Temu Bisnis yang digelar Direktorat Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian lewat Program The Development of Integrated Farming System in Upland Area atau UPLAND. Kegiatan yang berlangsung pada 12–14 Desember 2025 di The Rich Jogja Hotel ini diikuti oleh korporasi petani, petugas penyuluh lapang, Project Implementation Unit, serta perwakilan dinas pertanian kabupaten dari berbagai daerah.

Workshop ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku pertanian dalam mengembangkan usaha dan pemasaran komoditas lokal agar lebih bernilai tambah dan berdaya saing. Peserta mendapatkan pembekalan menyeluruh mulai dari pengolahan produk, strategi peningkatan nilai ekonomi, hingga pemahaman pasar sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem usaha tani yang profesional dan berkelanjutan.

banner 325x300

Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan hadir sebagai narasumber dan menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat kelembagaan petani serta pendamping lapangan. Ia menyampaikan bahwa penguatan kapasitas sumber daya manusia pertanian menjadi kunci agar petani mampu membaca peluang usaha dan menyesuaikan diri dengan dinamika pasar. Menurutnya, kegiatan seperti ini diharapkan mampu memperkuat sektor pertanian sekaligus berkontribusi pada ketahanan pangan daerah.

Wawan juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas daerah dalam pengembangan sektor pertanian. Ia menilai setiap wilayah memiliki tantangan dan potensi yang berbeda, sehingga forum bersama menjadi ruang strategis untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan menerapkan strategi terbaik sesuai kebutuhan masing-masing daerah.

Sementara itu, Tenaga Ahli Business Development UPLAND Dwi Kuswantoro menjelaskan bahwa workshop ini dirancang untuk memperkuat kapasitas petani, penyuluh, dan PIU tidak hanya dari sisi produksi, tetapi juga kemampuan bisnis dan pemasaran. Ia menegaskan bahwa keberlanjutan usaha tani akan tercapai jika hasil produksi mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Dwi juga menyoroti pentingnya kurasi produk dan peningkatan kualitas hasil tani agar sesuai dengan standar pasar. Menurutnya, pemahaman terhadap kualitas dan kebutuhan pasar akan membuat komoditas pertanian memiliki daya saing lebih kuat serta membuka peluang bisnis yang lebih luas.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi temu bisnis yang mempertemukan petani dengan berbagai mitra potensial guna menjajaki kerja sama pemasaran. Melalui forum ini, diharapkan terbangun jaringan usaha yang solid dan berkelanjutan untuk mendorong kemajuan sektor pertanian di berbagai daerah.

Sumber : warta.jogjakota.go.id

banner 325x300