https://www.profitablecpmratenetwork.com/eujr14h1q?key=6d207e95cd5efe881a1c063cd21b2ed6

Pemkot Yogyakarta Beri Penghargaan Kampung Wisata, Dorong Peran Warga Kenalkan Potensi Daerah

banner 120x600
banner 468x60

Mantrijeron, lokaljawa.com – Pemerintah Kota Yogyakarta terus mendorong penguatan pariwisata berbasis masyarakat melalui pemberian Anugerah Kampung Wisata Kota Yogyakarta Tahun 2025. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta ini berlangsung di Bursa Hotel Yogyakarta, Kamis (18/12/2025), sebagai bentuk apresiasi atas komitmen, inovasi, dan konsistensi kampung wisata dalam mengelola potensi wilayah secara berkelanjutan.

Dalam ajang tersebut, Pemkot Yogyakarta memberikan tujuh Piagam Anugerah Kampung Wisata Terbaik kepada kampung wisata yang dinilai unggul di berbagai kategori. Kampung Cokrodiningratan meraih penghargaan Kategori Kelembagaan, Kampung Prenggan pada Kategori Fasilitas Wisata, Kampung Purbayan pada Kategori Digital, Rejowinangun pada Kategori Manajemen Kunjungan, Suryatmajan pada Kategori Lingkungan, Suryodiningratan pada Kategori Sosial Budaya, serta Kampung Taman Sari Patehan pada Kategori Produk Wisata.

banner 325x300

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Yogyakarta, Kadri Renggono, menyampaikan bahwa Anugerah Kampung Wisata Yogyakarta 2025 merupakan wujud apresiasi pemerintah kepada kampung wisata yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam pengembangan pariwisata berbasis masyarakat. Ia menilai proses penilaian hingga terpilihnya 14 kampung wisata finalis mencerminkan semangat kolektif untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan destinasi.

“Melalui proses penilaian dan seleksi hingga terpilihnya 14 kampung wisata finalis, kita dapat melihat semangat bersama untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan pariwisata,” ujarnya.

Kadri menambahkan, kegiatan ini juga menjadi ruang pembelajaran dan refleksi bersama agar kampung wisata mampu menerapkan praktik terbaik, mulai dari penguatan kelembagaan, peningkatan pelayanan wisata, pelestarian budaya, hingga partisipasi aktif masyarakat. Menurutnya, penghargaan bukanlah tujuan akhir, melainkan pemantik semangat agar kampung wisata terus berbenah, berkembang, dan berinovasi.

“Pemerintah Kota Yogyakarta berkomitmen mendukung pengembangan kampung wisata melalui kebijakan dan program yang sejalan dengan prinsip pariwisata berkelanjutan, dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Husni Eko Prabowo, menjelaskan bahwa ajang ini bertujuan memberikan apresiasi sekaligus meningkatkan kapasitas kampung wisata melalui kompetisi yang sehat. Dari 21 kampung wisata yang diseleksi, sebanyak 14 kampung lolos ke tahap final dan diverifikasi langsung di lapangan selama dua minggu oleh dewan juri.

Ketua Kampung Wisata Purbayan, Nur Cahyo Nugroho, yang meraih penghargaan Kategori Digital, mengungkapkan bahwa digitalisasi menjadi strategi penting dalam memperluas promosi kampung wisata. Pengelolaan media sosial, khususnya Instagram @kamwispurbayan, dinilai efektif dalam menjangkau wisatawan secara lebih luas dan berkelanjutan.

Hal senada disampaikan perwakilan Pokdarwis Rejowinangun, Dadik Rahmanto, peraih Kategori Manajemen Kunjungan. Ia menuturkan bahwa konsistensi dalam menerapkan standar operasional prosedur menjadi kunci utama keberhasilan kampung wisatanya dalam melayani wisatawan.

“Yang kami lakukan hanya bekerja sebaik mungkin, melayani tamu sesuai SOP, tanpa ekspektasi berlebihan. Alhamdulillah hasilnya berhasil,” ungkapnya.

Anugerah Kampung Wisata Yogyakarta 2025 diharapkan mampu memperkuat peran masyarakat sebagai pelaku utama pariwisata, sekaligus memperkenalkan potensi wilayah secara lebih luas demi mendukung pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Sumber : warta.jogjakota.go.id

banner 325x300