BUNGKU TENGAH, lokaljawa.com— Kabupaten Morowali mencatat penurunan jumlah penduduk miskin sebanyak 1.340 jiwa pada tahun 2025. Saat ini, jumlah penduduk miskin tercatat mencapai 13.650 jiwa. Data ini disampaikan Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, saat membuka Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah dan Evaluasi Capaian Kinerja Program Penanggulangan Kemiskinan Tahun 2025 di Aula Bappelitbangda, Kompleks Perkantoran Fonuasingko, Desa Bente, Bungku Tengah.
“Penurunan tersebut merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak dalam upaya mencapai target pengurangan kemiskinan yang lebih signifikan,” ujar Wabup Iriane.
Rapat koordinasi ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan OPD lingkup Pemkab Morowali, para camat, lurah, kepala desa se-Kabupaten Morowali, perwakilan perusahaan, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wabup Iriane menegaskan bahwa penanggulangan kemiskinan menjadi prioritas utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Morowali Tahun 2025–2029, dengan visi terwujudnya Kabupaten Morowali yang Maju, Mandiri, dan Berkeadilan.
“Kebijakan pengentasan kemiskinan dilaksanakan melalui optimalisasi program penurunan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem, peningkatan integrasi program lintas sektor dan lintas OPD, serta penerapan kebijakan berbasis data dan bukti (evidence-based policy),” jelas Iriane.
Pemerintah Kabupaten Morowali juga terus memperkuat monitoring capaian program agar setiap intervensi tepat sasaran. Kolaborasi dengan dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dinilai strategis untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.
Wabup Iriane menekankan peran penting pemerintah desa dalam menurunkan angka kemiskinan, khususnya di wilayah pedesaan. Optimalisasi dana desa diarahkan pada program pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan kualitas layanan dasar, dan penguatan ketahanan keluarga.
“Kolaborasi yang solid akan memastikan setiap program memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Morowali,” tutupnya.
Sumber : Info Publik
















