https://www.profitablecpmratenetwork.com/eujr14h1q?key=6d207e95cd5efe881a1c063cd21b2ed6

Perayaan Natal 2025 Pemkot Yogyakarta Teguhkan Semangat Kebersamaan dan Toleransi

Perayaan Natal 2025 Pemkot Yogyakarta berlangsung penuh sukacita, meneguhkan semangat kebersamaan, toleransi, dan kepedulian sosial di Kota Yogya. Foto : Istimewa
banner 120x600
banner 468x60

Umbulharjo, lokaljawa.com – Pemerintah Kota Yogyakarta menggelar Perayaan Natal Tahun 2025 dengan penuh suka cita di Grha Pandawa, Balai Kota Yogyakarta, Kamis (18/12), sebagai wujud penguatan nilai kebersamaan, toleransi, dan persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Kota Gudeg.

Perayaan Natal tahun ini mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, selaras dengan tema Natal nasional yang ditetapkan Konferensi Waligereja Indonesia dan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia. Tema yang diangkat dari Injil Matius Pasal 1 ayat 21–24 tersebut mengajak umat Kristiani untuk memaknai kelahiran Yesus Kristus sekaligus menghayati kehadiran-Nya dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam membangun keluarga yang harmonis dan berlandaskan kasih.

banner 325x300

Ketua Panitia Perayaan Natal Pemkot Yogyakarta 2025 Wirawan Hario Yudo menyampaikan bahwa perayaan Natal ini tidak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga simbol kuat toleransi di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta. Seluruh rangkaian kegiatan terselenggara melalui kolaborasi lintas iman, lintas perangkat daerah, serta dukungan berbagai pihak. “Dalam pelaksanaan panitia Natal kali ini, saudara-saudara kita dari umat Katolik, Kristiani, dan umat Muslim bersatu padu untuk menyukseskan perhelatan Natal ini. Ini menjadi mozaik yang luar biasa di Pemerintah Kota Yogyakarta,” ujarnya.

Perayaan Natal tahun ini juga diwarnai dengan kehadiran pohon Natal unik yang terbuat dari alat-alat kebersihan dan dihiasi buah-buahan lokal dari Daerah Istimewa Yogyakarta. Konsep tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program kebersihan kota sekaligus pemberdayaan produk lokal. Wirawan menjelaskan, “Pohon Natal ini kami buat dari alat-alat kebersihan sebagai wujud komitmen mendukung kebersihan Kota Yogyakarta. Kami juga menggunakan buah lokal sebagai bentuk dukungan terhadap produk daerah.”

Selain perayaan ibadah, hasil persembahan Natal dimanfaatkan untuk kegiatan sosial, di antaranya mendukung pengadaan sarana kebersihan, membantu korban bencana di Sumatera, serta menyalurkan bingkisan Natal kepada petugas kebersihan jalan dan pengelola insinerator sampah Pemkot Yogyakarta yang beragama Kristiani dan Katolik. Wirawan berharap perayaan ini dapat menginspirasi lahirnya keluarga yang bahagia, sejahtera, dan senantiasa mengedepankan nilai keimanan dalam kehidupan.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan turut mengapresiasi panitia dan aparatur sipil negara yang telah mengemas perayaan Natal secara khidmat, hangat, dan penuh sukacita. Ia menegaskan bahwa Yogyakarta adalah kota budaya, kota pendidikan, sekaligus kota toleransi, di mana seluruh umat beragama dapat beribadah dengan aman dan nyaman. “Jogja harus hadir, Jogja harus aman, Jogja harus tenang. Yogyakarta adalah miniatur Indonesia, tempat semua umat beragama saling menghormati,” katanya.

Sejalan dengan tema Natal yang menekankan nilai keluarga, Wawan juga mengingatkan pentingnya budi pekerti, etika, dan penghormatan kepada orang tua di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Ia menilai semangat gotong royong dan nilai luhur budaya Yogyakarta harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda. Menurutnya, konsep pohon Natal dari alat kebersihan dan buah lokal mencerminkan kepedulian bersama terhadap isu lingkungan dan dukungan terhadap program pengelolaan sampah di Kota Yogyakarta, sekaligus memperkuat pesan bahwa perayaan keagamaan dapat berjalan seiring dengan kepedulian sosial dan lingkungan.

Sumber : warta.jogjakota.go.id

banner 325x300