https://www.profitablecpmratenetwork.com/eujr14h1q?key=6d207e95cd5efe881a1c063cd21b2ed6

Presiden Prabowo Musnahkan 214 Ton Narkoba Senilai Rp29 Triliun: “Ini Ancaman Nyata Bagi Bangsa”

Presiden Prabowo musnahkan 214 ton narkoba senilai Rp29 triliun di Mabes Polri. Aksi tegas ini jadi bukti nyata perang melawan narkoba. foto: BPMI Setpres
banner 120x600
banner 468x60

Lokaljawa, Jakarta — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin pemusnahan barang bukti narkoba sebanyak 214,84 ton dengan nilai ekonomi mencapai Rp29,37 triliun di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta, pada Rabu (29/10/2025).

Aksi pemusnahan ini menjadi simbol komitmen kuat pemerintah dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkotika yang terus mengancam generasi muda Indonesia. Barang bukti tersebut merupakan hasil pengungkapan kasus narkoba sepanjang periode Oktober 2024 hingga 21 Oktober 2025, dengan total mencapai 214.840.682 gram berbagai jenis narkotika.

banner 325x300

Sebelum dimusnahkan, Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri melakukan uji sampel dan verifikasi guna memastikan keaslian serta legalitas barang bukti. Pemusnahan dilakukan secara simbolis oleh Presiden Prabowo menggunakan alat incinerator.

“Segala ancaman terhadap bangsa dan negara ada yang di depan mata, ada yang secara fisik, militer, psikologis, maupun politis. Namun ancaman yang besar dan tak kalah berbahaya adalah narkoba. Narkoba ini merusak masa depan bangsa,” tegas Presiden Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga memberikan apresiasi kepada jajaran Polri atas kerja keras dan dedikasi dalam memberantas narkoba di seluruh Indonesia. Ia menekankan pentingnya persatuan dan ketegasan hukum untuk menyelamatkan masa depan generasi muda.

“Saya mengapresiasi kerja keras seluruh anggota Polri yang telah berjuang tanpa henti melindungi masyarakat dari ancaman narkoba. Kita harus terus bersatu melawan kejahatan yang merusak moral dan masa depan bangsa,” ujarnya.

Menurut laporan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, upaya pengungkapan tersebut diperkirakan telah menyelamatkan 629,93 juta jiwa dari potensi penyalahgunaan narkoba. Kapolri menegaskan bahwa Polri akan terus memperkuat pendekatan komprehensif dalam pemberantasan narkoba, mulai dari pencegahan hingga penegakan hukum secara berkelanjutan.

“Pendekatan ini menekankan pentingnya strategi pencegahan dan penegakan hukum yang sejalan secara terpadu dan berkelanjutan,” jelas Jenderal Listyo Sigit.

Langkah tegas pemerintah ini menunjukkan keseriusan Indonesia dalam menjaga moral bangsa dan masa depan generasi muda, sekaligus mengirim pesan kuat kepada para pelaku kejahatan narkotika bahwa tak ada tempat aman bagi peredaran narkoba di Tanah Air.

sumber: infopublik.id

banner 325x300