https://www.profitablecpmratenetwork.com/eujr14h1q?key=6d207e95cd5efe881a1c063cd21b2ed6
Daerah  

Sosialisasi Senam Bugar Indonesia 2025 di Yogya, Dorong Kesehatan Fisik dan Stimulasi Otak

banner 120x600
banner 468x60

LokalJawa – Yogyakarta

Ratusan warga Yogyakarta antusias mengikuti kegiatan Senam Bugar Indonesia 2025 yang digelar di Taman Budaya Embung Giwangan, Umbulharjo, Jumat (19/12/2025). Kegiatan ini menjadi sarana sosialisasi senam nasional yang dirancang untuk meningkatkan kebugaran fisik sekaligus merangsang fungsi otak.
Sosialisasi Senam Bugar Indonesia tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Yogyakarta dan diselenggarakan oleh Perhimpunan Masyarakat Kebugaran Indonesia (PMKI) DIY bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI.
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, senam kebugaran menjadi salah satu upaya strategis untuk mendorong masyarakat membiasakan pola hidup sehat melalui olahraga rutin.
“Senam kebugaran ini sangat bermanfaat karena mengajak masyarakat untuk aktif bergerak. Variasi gerakannya beragam dan tujuannya sama, yakni membuat masyarakat Yogyakarta lebih bugar dan sehat,” ujar Wawan di sela kegiatan.
Ia juga menyambut baik terbentuknya kepengurusan baru PMKI DIY sebagai langkah memperkuat pembinaan olahraga masyarakat di daerah.
Sementara itu, Asisten Deputi Olahraga Masyarakat Kemenpora RI, Marheni Dyah Kusumawati, menjelaskan bahwa Senam Bugar Indonesia dirancang sebagai gerakan senam terpadu yang dapat diikuti seluruh lapisan usia, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia. Gerakan senam tersebut telah melalui kajian ilmiah dan masukan dari para pakar serta tenaga medis.
“Senam Bugar Indonesia ini kami ramu agar bisa menyatukan berbagai komunitas senam yang selama ini memiliki ciri masing-masing. Gerakannya tidak hanya berdampak pada kebugaran fisik, tetapi juga mampu merangsang fungsi otak jika dilakukan secara konsisten,” jelas Marheni.
Ia menambahkan, Senam Bugar Indonesia secara resmi diluncurkan pada tahun 2025 di Palembang, dan Kota Yogyakarta menjadi daerah kedua yang dipercaya untuk pelaksanaan sosialisasi.
Ketua PMKI DIY, Siti Hafsah, mengatakan peserta kegiatan berasal dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum, komunitas senam, lansia, remaja, hingga pelajar. Ia menekankan pentingnya olahraga terukur sebagai bagian dari gaya hidup sehat.
“Olahraga minimal 30 menit setiap hari, seperti berjalan kaki, merupakan langkah sederhana namun sangat efektif untuk menjaga kesehatan. Ini bukan sekadar aktivitas rumah tangga, tetapi olahraga yang dilakukan secara sadar dan teratur,” ujarnya.
Ke depan, PMKI DIY berencana membentuk kepengurusan di tingkat kota dan kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta guna memperluas jangkauan pembinaan olahraga senam, termasuk senam baku seperti SKJ, senam lansia, dan senam otak.

banner 325x300