https://www.profitablecpmratenetwork.com/eujr14h1q?key=6d207e95cd5efe881a1c063cd21b2ed6

Wabup Iriane Buka Rakernis Perikanan Morowali, Dorong Kolaborasi Nelayan dan Pemerintah untuk Kelautan Berkelanjutan

Wabup Morowali Iriane buka Rakernis Perikanan 2025, dorong kolaborasi nelayan, pemerintah, dan kampus untuk kelautan berkelanjutan. Foto : Dok Istimewa
banner 120x600
banner 468x60

MOROWALI – Pemerintah Kabupaten Morowali terus memperkuat sektor perikanan tangkap melalui pendekatan kolaboratif antara pemerintah, nelayan, dan akademisi. Komitmen itu ditegaskan dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Perikanan Tangkap dan Rembuk Nelayan yang resmi dibuka oleh Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, di Kafe Puncak Bahodopi, Kamis (6/11/2025).

Kegiatan yang digelar oleh Dinas Perikanan Daerah Kabupaten Morowali ini dihadiri oleh Kepala Dinas Perikanan Fajar, Ketua DPD HNSI Sulawesi Tengah Syarifudin Hafid, para narasumber, pelaku usaha perikanan, serta perwakilan nelayan dari berbagai wilayah pesisir Morowali.

banner 325x300

Dalam sambutan Bupati Morowali yang dibacakan oleh Wabup Iriane, disebutkan bahwa 53 persen wilayah Morowali merupakan laut dan termasuk dalam Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 714, menjadikan daerah ini memiliki posisi strategis di sektor kelautan Sulawesi Tengah.

“Potensi besar ini bukan hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga tanggung jawab kita semua untuk mengelolanya secara berkelanjutan,” ujar Iriane.

Ia menjelaskan, saat ini terdapat sekitar 8.000 nelayan yang tersebar di wilayah pesisir dan kepulauan Morowali. Jumlah tersebut menjadi kekuatan sosial ekonomi penting dalam mendorong kemajuan sektor perikanan tangkap.

Rakernis ini juga dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Morowali periode 2025–2030. Melalui wadah ini, nelayan diharapkan dapat semakin memperkuat posisi dan partisipasi mereka dalam pengelolaan sumber daya kelautan secara berkelanjutan.

“Rapat kerja teknis ini merupakan momentum penting untuk menyatukan langkah, visi, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, para nelayan, dan seluruh pemangku kepentingan. Saya berharap forum ini mampu melahirkan solusi implementatif terhadap berbagai persoalan di lapangan,” jelas Wabup Iriane.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Morowali berkomitmen mendukung kemajuan sektor perikanan melalui kebijakan strategis yang berpihak pada nelayan, seperti penyediaan sarana tangkap yang memadai, pelatihan peningkatan kapasitas SDM, serta pendampingan berkelanjutan agar nelayan dapat bekerja lebih efisien dan ramah lingkungan.

Selain itu, kegiatan Rakernis juga menjadi ajang penandatanganan kerja sama antara Universitas Alkhairaat dan Pemerintah Kabupaten Morowali. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat riset dan inovasi kelautan serta meningkatkan daya saing sektor perikanan di Morowali.

“Semoga Rakernis dan Rembuk Nelayan ini menghasilkan keputusan dan langkah nyata yang bermanfaat bagi kemajuan sektor perikanan tangkap dan kesejahteraan nelayan kita,” tutup Iriane.

banner 325x300