LokalJawa -Yogyakarta, 21 April 2026
Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, Jam Belajar Masyarakat (JBM) Kemantren Kraton menginisiasi dan melaksanakan kegiatan Pelatihan Universal Design for Learning (UDL) berlokasi di Kemantren Kraton sebagai upaya memperkuat pendidikan inklusif di Kota Yogyakarta.
Kegiatan yang berlangsung pada pukul 12.30 hingga 15.30 WIB ini diikuti oleh 20 guru Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kemantren Kraton.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas tenaga pendidik dalam menciptakan lingkungan belajar yang ramah, adaptif, dan dapat diakses oleh seluruh anak tanpa terkecuali.
Acara ini turut mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, di antaranya perwakilan Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Dony Endarto, serta Mantri Pamong Praja Kemantren Kraton, Drs. Sumargandhi. Kehadiran mereka menjadi bentuk komitmen bersama dalam mendorong terwujudnya sistem pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.
Koordinator Pendamping JBM Kemantren Kraton, Ria Putri Palupijati, S.Pd., MPA. menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi langkah awal yang penting dalam membangun kesadaran dan praktik pendidikan inklusif di tingkat akar rumput.
“Semangat perjuangan R.A. Kartini dalam memperjuangkan akses pendidikan bagi semua menjadi inspirasi utama kami. Melalui pelatihan ini, kami berharap para guru dapat mengimplementasikan pendekatan pembelajaran yang lebih inklusif dan berpihak pada kebutuhan setiap anak,” ujarnya.
Lebih lanjut, diharapkan kegiatan ini tidak hanya berdampak pada peserta yang hadir, tetapi juga mampu menularkan semangat positif kepada pengurus JBM di kemantren lain di Kota Yogyakarta.
Dengan terselenggaranya pelatihan ini, JBM Kemantren Kraton menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam menciptakan ruang belajar yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh anak.
















