https://www.profitablecpmratenetwork.com/eujr14h1q?key=6d207e95cd5efe881a1c063cd21b2ed6

Komisi A DPRD Kota Yogyakarta: Musrenbang Basis Kampung Di Kelurahan Karangwaru Upaya Serap Aspirasi Dari Bawah

banner 120x600
banner 468x60

LokalJawa – Yogyakarta

Lurah Karangwaru Anggit Safrudin, A. Md. membuka musyawarah perencanaan pembangunan berbasis kampung yang saat ini mendapat giliran melakukan Musrenbang dari kampung Bangirejo Kelurahan Karangwaru Kemantren Tegalrejo Kota Yogyakarta yang dilaksanakan di gedung pertemuan kelurahan Karangwaru Jl. Karangwaru Lor Rabu, 12/11/2025.
Berbasis kampung membuat perencanaan pembangunan lebih berfokus ke wilayah masing masing kampung oleh tokoh masyarakat di wilayah tersebut yang tentunya lebih memahami kondisi masing masing dan bisa berembug dengan lebih akurat untuk usulannya.

banner 325x300

Komisi A DPRD kota Yogyakarta Haryanto, SE. hadir menyampaikan materi terkait peraturan pemerintah yang mengatur kepengurusan lembaga yang ada di masyarakat dan alur usulan musrenbang. Diterangkan tujuan utama pelaksanaan Musrenbang hanya ada 3 yaitu mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat, mengurangi kemiskinan, memperkecil kesenjangan pendapatan di masyarakat melalui berbagai jalur yang ada. Di tengah maraknya recofusing tidak harus mematahkan semangat masyarakat untuk mengusulkan kegiatan fisik dan nonfisik yang bisa dikolaborasikan dengan CSR seperti bedah rumah warga dengan budget dua puluh juta tiap rumah yang layak dibantu melalui CSR. Pengolahan sampah oleh masyarakat perlu dimaksimalkan lagi mengingat TPA Piyungan akan ditutup permanen di tahun 2026.

Haryadi Ketua RW 10 Bangirejo menyampaikan terkait jaminan asuransi bagi tokoh masyarakat bila memungkinkan pengalihan dari asuransi kecelakaan kerja menjadi asuransi jaminan hari tua ( manfaat yang bisa dirasakan saat purna tugas bukan saat meninggal dunia )
dengan alasan sudah cukup dengan asuransi kesehatan yang saat ini dibiayai APBD kota, pemanfaatan lokasi Bangirejo Taman sebagai fasum warga lebih maksimal dengan kepengurusan tersendiri yang lebih jelas. Penanda kampung lebih diperbanyak sebagai penunjuk arah dan lokasi tertentu di wilayah.

Bachtiar Ketua RT.35 RW.10 Bangirejo sekaligus Ketua Balai RW Bangirejo menyampaikan terkait progres penyerahan balai RW Bangirejo ke pemerintah kota untuk bisa segera terbangun lantai dua untuk kegiatan masyarakat.

Ketua RT. 43 RW 12 Bangirejo Dodik menanyakan beberapa proyek yang ada kenapa ada pengalihan terkait Saluran Air Limbah padahal masih sering meluap saat hujan, sempat munculnya PBB Balai Bangirejo yang menjadi milik aset Pemkot.

Ketua RK Bangirejo Agus Widodo mengingatkan ketua RW RW dan tokoh masyarakat untuk mengusulkan saja kegiatan kewilayahan yang ada agar masuk di musrenbang dan tidak terlewat dalam usulan.

banner 325x300