https://www.profitablecpmratenetwork.com/eujr14h1q?key=6d207e95cd5efe881a1c063cd21b2ed6

MAFINDO Yogyakarta Gelar AI Goes To School Bersama Majelis Dikdasmen PDM Kota Yogyakarta, Dorong Guru Adaptif di Era Kecerdasan Artifisial

banner 120x600
banner 468x60

LokalJawa – Yogyakarta, 7 Mei 2026

Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) Wilayah Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan literasi digital melalui pelaksanaan program AI Goes To School – Kelas Kecerdasan Artifisial secara daring. Kegiatan ini terlaksana berkolaborasi dengan Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Yogyakarta dan diikuti puluhan guru dari berbagai daerah di Indonesia.

banner 325x300

Program AI Goes To School merupakan bagian dari gerakan nasional MAFINDO yang menargetkan pendampingan bagi 10.000 guru di puluhan kota selama 18 bulan. Program ini mendapat dukungan dari berbagai mitra strategis internasional, di antaranya Google.org, AVPN, dan Asian Development Bank (ADB), sebagai upaya memperkuat transformasi pendidikan berbasis teknologi.

Sebanyak 73 peserta dari Yogyakarta, Sragen, Kalimantan Timur, hingga Nusa Tenggara Timur mengikuti pelatihan yang diselenggarakan melalui Zoom Meeting pada 7 Mei 2026. Para peserta memperoleh materi seputar pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) dalam dunia pendidikan, mulai dari etika penggunaan AI, teknik penyusunan prompt, pemanfaatan AI untuk pembelajaran kreatif, pengelolaan kelas, hingga peningkatan administrasi dan produktivitas guru.

PIC kegiatan, Elvika Fit Ari Shanti, menyampaikan bahwa program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun pemahaman AI yang inklusif di lingkungan pendidikan.
“Program ini bukan sekadar pelatihan, tetapi bagian dari upaya membangun literasi AI yang lebih merata bagi para pendidik. Kami berharap hasil uji coba ini dapat menjadi dasar pengembangan program yang lebih luas dan tepat sasaran,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, peserta tidak hanya mendapatkan pemaparan materi, tetapi juga praktik langsung penggunaan modul AI, simulasi penggunaan Learning Management System (LMS), serta sesi diskusi dan evaluasi. Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama Boni Soehakso dan Azzam Muhammad Bayhaqi bersama tim trainer dan pendamping pelatihan.

Melalui kegiatan ini, MAFINDO juga melakukan pengujian terhadap efektivitas modul AI dan LMS yang nantinya akan digunakan dalam implementasi program secara nasional. Masukan dari para guru peserta menjadi bagian penting dalam penyempurnaan sistem pembelajaran digital yang tengah dikembangkan.

Usai pelatihan, para peserta akan melanjutkan pembelajaran melalui LMS dengan pendampingan selama dua pekan. Evaluasi dari proses tersebut akan menjadi bahan pengembangan untuk pelaksanaan program AI Goes To School berikutnya di berbagai daerah Indonesia.

MAFINDO menegaskan bahwa kecerdasan artifisial harus dipandang sebagai alat bantu yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan, bukan sebagai ancaman. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

banner 325x300